Matamata.com - Google resmi menghadirkan Veo 3, teknologi kecerdasan buatan terbaru yang memungkinkan pengguna menciptakan konten visual berupa foto dan video hanya melalui perintah teks. Veo 3 kini tersedia di Indonesia melalui layanan berlangganan Google AI Pro.
“Mulai hari ini, kami meluncurkan Veo 3 ke seluruh negara di mana Gemini tersedia, termasuk Indonesia, melalui fitur berlangganan Google AI Pro,” demikian pernyataan resmi Google yang diterima di Jakarta, Jumat (4/7).
Sebagai kelanjutan dari Veo 2, generasi ketiga ini diklaim memiliki kemampuan lebih tinggi dalam menghasilkan video sinematik berkualitas, lengkap dengan dialog, efek suara ambient, dan musik latar.
Google menegaskan, pengembangan Veo 3 dilakukan dengan pendekatan yang bertanggung jawab. Proses pembuatan konten berbasis AI ini melewati serangkaian pengujian dan evaluasi ketat untuk menghindari penyalahgunaan.
"Setiap video yang Anda buat dari foto, akan otomatis diberi watermark atau tanda khusus, baik yang terlihat maupun yang tersembunyi menggunakan teknologi SynthID, sebagai indikasi bahwa video tersebut dibuat oleh AI," lanjut pernyataan Google terkait fitur keamanan pada platform tersebut.
Veo 3 pertama kali diperkenalkan dalam ajang Google I/O pada Mei 2025. Sejak peluncuran awalnya, sejumlah pengguna dari berbagai negara telah mencoba versi akses awal dengan hasil yang viral dan memuaskan.
Teknologi ini kini bisa diakses lewat dua platform utama milik Google, yakni Gemini dan Glow. Google juga berkomitmen untuk terus menyempurnakan Veo 3 berdasarkan masukan dari pengguna di seluruh dunia. (Antara)
Berita Terkait
-
Kasus Korupsi Chromebook: Pihak Nadiem Makarim Bakal Seret Google ke Persidangan Tipikor
-
KPK Sebut Nadiem Makarim Masuk Daftar Calon Tersangka Kasus Google Cloud
-
Nadiem Siap Hadiri Pemeriksaan KPK Terkait Kasus Google Cloud
-
KPK Dalami Dugaan Korupsi Google Cloud, Akan Panggil Pihak Google
-
Kembangkan Talenta Digital Indonesia, Binus University Jadi Pelopor Program Pembelajaran Kecerdasan AI
Terpopuler
-
Istana: RUU Penanggulangan Disinformasi dan Propaganda Asing Masih Sebatas Wacana
-
Wamenhaj Coreat Enam Calon Petugas Haji karena Tak Jujur Soal Riwayat Penyakit
-
Prabowo Koreksi Desain IKN: Tambah Embung dan Perkuat Antisipasi Karhutla
-
Presiden Prabowo Melawat ke Inggris Pekan Depan, Bidik Kerja Sama Universitas Papan Atas
-
Denmark Peringatkan AS: Upaya Rebut Greenland Bisa Jadi Lonceng Kematian NATO
Terkini
-
Istana: RUU Penanggulangan Disinformasi dan Propaganda Asing Masih Sebatas Wacana
-
Wamenhaj Coreat Enam Calon Petugas Haji karena Tak Jujur Soal Riwayat Penyakit
-
Prabowo Koreksi Desain IKN: Tambah Embung dan Perkuat Antisipasi Karhutla
-
Presiden Prabowo Melawat ke Inggris Pekan Depan, Bidik Kerja Sama Universitas Papan Atas
-
Denmark Peringatkan AS: Upaya Rebut Greenland Bisa Jadi Lonceng Kematian NATO