Matamata.com - Daihatsu kembali menegaskan dominasinya di pasar otomotif nasional dengan menempati posisi kedua dalam penjualan ritel sepanjang semester pertama tahun 2025. Total penjualan mencapai 66.716 unit, setara dengan pangsa pasar 17,1 persen dari total pasar otomotif nasional yang menyentuh angka 390 ribu unit.
Prestasi ini membuat Daihatsu konsisten mempertahankan posisinya sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama hampir 16 tahun, sejak 2009 silam.
“Daihatsu berhasil menjaga posisi di peringkat dua pasar otomotif nasional hingga pertengahan tahun ini," ujar Marketing Director dan Corporate Communication Director PT Astra Daihatsu Motor, Sri Agung Handayani, dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (17/7) malam.
Tak hanya itu, Daihatsu juga unggul di segmen mobil dengan harga di bawah Rp300 juta, dengan penguasaan pangsa pasar sebesar 34,5 persen.
Empat model andalan menjadi tulang punggung penjualan Daihatsu selama periode ini. Daihatsu Sigra memimpin di segmen LCGC MPV dengan 20.612 unit terjual dan menguasai 57 persen pasar. Sementara itu, Gran Max Pick Up mencatat penjualan 18.023 unit atau 58 persen dari segmen Pick Up Low.
Gran Max Mini Bus juga mendominasi segmen mobil semi komersial dengan 6.423 unit, setara 90 persen pangsa pasar, dan Luxio menguasai 60 persen pasar segmen semi bonnet melalui penjualan sebanyak 1.257 unit.
Keempat model tersebut memberikan kontribusi signifikan terhadap total penjualan Daihatsu, yaitu sebesar 70 persen. Raihan ini sekaligus mengukuhkan kekuatan lini produk Daihatsu dalam mempertahankan pangsa pasar nasional. (Antara)
Berita Terkait
-
Pemprov NTB Alihkan Kendaraan Dinas ke Sewa Mobil Listrik Mulai 1 Januari 2026
-
Kepala BGN Laporkan Insiden Mobil MBG di Jakut kepada Presiden Prabowo
-
BGN Perketat SOP Usai Mobil Pengangkut MBG Tabrak Siswa di Cilincing
-
VinFast dan Strategi Cerdas Bikin Mobil Listrik Jadi Gaya Hidup Terjangkau
-
Skema Berlangganan Baterai VinFast: Solusi Baru Tekan Harga EV dan Jaga Keberlanjutan
Terpopuler
-
Istana: RUU Penanggulangan Disinformasi dan Propaganda Asing Masih Sebatas Wacana
-
Wamenhaj Coreat Enam Calon Petugas Haji karena Tak Jujur Soal Riwayat Penyakit
-
Prabowo Koreksi Desain IKN: Tambah Embung dan Perkuat Antisipasi Karhutla
-
Presiden Prabowo Melawat ke Inggris Pekan Depan, Bidik Kerja Sama Universitas Papan Atas
-
Denmark Peringatkan AS: Upaya Rebut Greenland Bisa Jadi Lonceng Kematian NATO
Terkini
-
Istana: RUU Penanggulangan Disinformasi dan Propaganda Asing Masih Sebatas Wacana
-
Wamenhaj Coreat Enam Calon Petugas Haji karena Tak Jujur Soal Riwayat Penyakit
-
Prabowo Koreksi Desain IKN: Tambah Embung dan Perkuat Antisipasi Karhutla
-
Presiden Prabowo Melawat ke Inggris Pekan Depan, Bidik Kerja Sama Universitas Papan Atas
-
Denmark Peringatkan AS: Upaya Rebut Greenland Bisa Jadi Lonceng Kematian NATO