Matamata.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan korupsi dalam transaksi jual beli gas antara PT Perusahaan Gas Negara (PGN) dan PT Inti Alasindo Energy (IAE). Pada Selasa (19/8), penyidik KPK memeriksa Komisaris Utama PT IAE, Aryo Sadewo (AS), sebagai saksi.
"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi kaitannya dengan pengetahuan saksi AS dalam proses deal-nya kerja sama antara PT PGN dan PT IAE dengan metode pembayaran advance payment (uang muka, red) sebesar 15 juta dolar Amerika Serikat," ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (21/8).
Kasus tersebut berawal dari pengesahan Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP) PT PGN Tahun 2017 pada 19 Desember 2016. Dalam dokumen RKAP, tidak tercantum rencana pembelian gas dari PT IAE. Namun, pada 2 November 2017, kerja sama resmi ditandatangani, yang kemudian diikuti pembayaran uang muka oleh PGN senilai 15 juta dolar AS pada 9 November 2017.
Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan dua tersangka, yakni Iswan Ibrahim selaku Komisaris PT IAE periode 2006–2023 serta Danny Praditya yang menjabat Direktur Komersial PT PGN periode 2016–2019.
Berdasarkan hasil audit investigatif Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, kerugian negara akibat transaksi tersebut ditaksir mencapai 15 juta dolar AS. (Antara)
Berita Terkait
-
Bahlil Pangkas Harga LNG Industri Jadi 13 USD demi Cegah PHK
-
KPK Limpahkan Berkas Tersangka Terakhir Kasus Suap Bea Cukai ke Jaksa
-
Istri Mantan Menag Yaqut Apresiasi Langkah KPK Kabulkan Pembantaran Penahanan
-
Menteri ESDM Cari Solusi Kenaikan Harga Gas Industri demi Cegah PHK Massal
-
Kasus Suap Impor: Tiga Mantan Pejabat Bea Cukai Jalani Sidang Perdana 3 Juli
Terpopuler
-
Menpora Sebut Kualitas IBL Jadi Kunci Prestasi Timnas Basket Indonesia
-
Pemenang Logo HUT Ke-81 RI Raih Hadiah Rp100 Juta, Menekraf: Ada Bonus dari Presiden
-
Logo HUT Ke-81 RI Resmi Dirilis, Istana Ajak Masyarakat Semarakkan Kemerdekaan
-
Bunga PNM Mekaar Turun Jadi 8 Persen, Menko Airlangga: Berlaku untuk Semua Nasabah
-
Seskab: Magang Nasional 2026 Perluas Kuota Jadi 150 Ribu Peserta, Uang Saku hingga Rp6 Juta
Terkini
-
Menpora Sebut Kualitas IBL Jadi Kunci Prestasi Timnas Basket Indonesia
-
Pemenang Logo HUT Ke-81 RI Raih Hadiah Rp100 Juta, Menekraf: Ada Bonus dari Presiden
-
Logo HUT Ke-81 RI Resmi Dirilis, Istana Ajak Masyarakat Semarakkan Kemerdekaan
-
Bunga PNM Mekaar Turun Jadi 8 Persen, Menko Airlangga: Berlaku untuk Semua Nasabah
-
Seskab: Magang Nasional 2026 Perluas Kuota Jadi 150 Ribu Peserta, Uang Saku hingga Rp6 Juta