Matamata.com - CEO PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo), Hans Patuwo, memastikan pihaknya akan kembali menyalurkan Bonus Hari Raya (BHR) bagi mitra pengemudi pada Idul Fitri 1447 H atau tahun 2026 ini. Langkah ini diambil sebagai stimulus untuk mendukung kesejahteraan mitra di hari raya.
Dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (27/1/2026), Hans menjelaskan bahwa perusahaan sedang menjalin komunikasi intensif dengan pemerintah untuk menyusun skema pemberian bonus tersebut.
“Skema BHR pasti akan kita jalankan lagi tahun ini. Kami sedang menyusun spesifik nominalnya. Saat ini masih dalam tahap perumusan, jadi belum bisa dibagikan (detailnya). Segera setelah ada informasi pasti, akan kami umumkan,” ujar Hans.
Pemberian BHR ini merupakan salah satu dari empat pilar dalam inisiatif "Bakti GoTo untuk Negeri: Empat Dukungan Nyata untuk Kesejahteraan Mitra" yang resmi diluncurkan pada Selasa kemarin. Hans menekankan bahwa bonus tersebut akan menyasar mitra yang menunjukkan kinerja baik.
“Untuk mitra-mitra yang kinerjanya baik, kami akan memberi bonus hari raya agar teman-teman mitra bisa merayakan hari raya dengan lebih tenang dan nyaman,” tambahnya.
Kebijakan BHR untuk pengemudi ojek daring dan kurir pertama kali dipayungi oleh Surat Edaran (SE) Menteri Ketenagakerjaan No. M/3/HK.04.00/III/2025 yang terbit tahun lalu. Berdasarkan aturan tersebut, bonus diberikan secara proporsional sebesar 20 persen dari rata-rata pendapatan bersih bulanan selama 12 bulan terakhir.
Sesuai regulasi, pencairan BHR wajib dilakukan perusahaan paling lambat tujuh hari (H-7) sebelum Idul Fitri.
Sebelumnya, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) juga telah memberikan lampu hijau terkait keberlanjutan program ini. Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kemnaker, Indah Anggoro Putri, mengisyaratkan bahwa regulasi BHR ojol tahun ini tetap berjalan.
“Insya Allah, ya (ada tahun ini),” ungkap Indah saat ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (21/1). Terkait detail besaran dan aturan teknis tahun 2026, Kemnaker menyatakan akan membahasnya dalam waktu dekat. (Antara)
Baca Juga
Berita Terkait
-
Menaker Tegaskan THR 2026 Wajib Dibayar Penuh, Posko Aduan Mulai Beroperasi
-
Menaker Yassierli Targetkan Program Magang Nasional 2026 Jangkau Seluruh Provinsi
-
Awal 2026, Kemnaker Sanksi 12 Perusahaan Pelanggar Aturan TKA dengan Denda Rp4,4 Miliar
-
Tak Hanya Sertifikat Magang, Menaker Pastikan Peserta Dapat Sertifikat Keahlian dan Kenaikan Uang Saku
-
DPR Ingatkan Perusahaan: THR Wajib Cair H-14, Pengawas Jangan Main-main Soal Sanksi
Terpopuler
-
Pemprov DKI Hentikan Operasional Open Dumping di Zona 4A TPST Bantargebang
-
Mendiktisaintek Dorong Hilirisasi Riset Kampus untuk Ketahanan Pangan dan Energi
-
Menko Pangan Pastikan Program Makan Bergizi Gratis di Jepara Sesuai Standar Gizi
-
Kejagung Geledah Kantor Ombudsman RI dan Rumah Anggota Terkait Kasus Minyak Goreng
-
Formal: Jusuf Kalla: Masjid Harus Menjadi Pusat Peradaban dan Kemajuan Ekonomi Umat
Terkini
-
Pemprov DKI Hentikan Operasional Open Dumping di Zona 4A TPST Bantargebang
-
Mendiktisaintek Dorong Hilirisasi Riset Kampus untuk Ketahanan Pangan dan Energi
-
Menko Pangan Pastikan Program Makan Bergizi Gratis di Jepara Sesuai Standar Gizi
-
Kejagung Geledah Kantor Ombudsman RI dan Rumah Anggota Terkait Kasus Minyak Goreng
-
Formal: Jusuf Kalla: Masjid Harus Menjadi Pusat Peradaban dan Kemajuan Ekonomi Umat