Matamata.com - Indonesia tengah berduka atas jatuhnya pesawat Lion Air JT 610. Pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkal Pinang yang mengangkut 189 penumpang itu dikabarkan hilang kontak selama tiga jam pada 29 Oktober 2018 sekitar pukul 06.33 WIB.
Hotman Paris Hutapea tampaknya merasa geram dengan peristiwa jatuhnya Lion Air JT 610 yang memakan korban hingga 189 orang. Pengacara kondang itu pun menganjurkan para keluarga korban untuk menggugat perusahaan maskapai.
Hal tersebut disampaikan Hotman Paris melalui Instagram pribadinya pada Rabu (31/10/2018). Dalam sebuah video, pengacara berusia 59 tahun itu awalnya menjabarkan peristiwa yang terjadi pada hari sebelum kecelakaan.
''Kesaksian lima orang temannya putri saya yang berangkat dari Denpasar menuju Jakarta dengan pesawat yang kecelakaan tersebut pada hari Minggu. Harusnya pesawat berangkat jam 19.00 WIB tapi karena alasan technical difficulty, lima jam delay pesawat tersebut,'' ujar Hotman Paris.
Hotman Paris menjelaskan kalau pesawat tersebut sudah bermasalah saat landing malam sebelumnya, tapi subuhnya langsung berangkat lagi. Hotman meragukan tidak adanya waktu diadakan perbaikan atau penelitian.
''Bahkan, katanya sudah ada keanehan di dalam pesawat. Akan tetapi, pesawat yang sama besoknya berangkat lagi dan terjadilah kecelakaan,'' sambung Hotman Paris.
Hotman Paris lantas mendorong para keluarga untuk segera menyiapkan gugatan hukum, baik secara materiil atau immateriil. Ia juga menganjurkan masyarakat Indonesia untuk berani menegakkan keadilan di Tanah Air. Hal ini karena jiwa manusia tidak ternilai dengan uang.
''Keluarga korban siapkan gugatan besar-besaran. Siapkan pengacara untuk menggugat pabrikan. Masyarakat Indonesia harus berani, kalau pemerintah tidak tegas. Harusnya minggu ini, harus ada tersangka. Tindakan hukum di negara yang sangat mahal keadilan,'' tutup Hotman Paris.
Sementara itu, Pesawat Lion Air JT 610 berangkat dari Bandara Soekarno Hatta pada pukul 06.10 WIB, dijadwalkan tiba di Bandara Depati Amir, Pangkal Pinang, pada pukul 07.10 WIB. Pesawat tersebut mengangkut total 189 penumpang, terdiri atas 178 orang dewasa, satu anak-anak, dua bayi, dan enam awak kabin.
Kabar terbaru menyebutkan Black Box Lion Air JT 610 ditemukan dalam kondisi utuh pada Kamis (1/11/2018). Black Box tersebut terkubur lumpur di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat di kedalaman 30 meter.
Berita Terkait
-
Hotman Paris Tegaskan Nadiem Tak Terima Uang dari Proyek Chromebook
-
Hotman Paris Ungkap Alasan Menolak Dampingi Paula Verhoeven, Soroti Fenomena "No Viral No Justice"
-
Hotman Paris dan Paula Verhoeven Pertanyakan Putusan Hakim terkait Dalil Selingkuh dalam Sidang Cerai dengan Baim Wong
-
Hotman Paris Tawarkan Paula Verhoeven Jadi Asprinya, Tegaskan Dukungan Usai Perceraian dengan Baim Wong
-
Buntut Sidang Ricuh di PN Jakut, Hotman Paris Laporkan Razman Arif dan Timnya
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo