Matamata.com - Artis Rio Reifan dan istrinya, Henny Yuliyanah mengaku ditipu oleh pasangan sosialita dalam urusan bisnis. Nggak sedikit, Rio mengaku ditipu hingga Rp 1 miliar.
Rio Reifan dan Henny Yuliyanah kemudian melaporkan pasangan sosialita tersebut ke Polda Metro Jaya, Kamis (30/5/2019).
"Hari ini datang ke Polda Metro Jaya dalam rangka istri saya bikin laporan. Ya laporan polisi karena dari segala bentuk bukti-bukti yang ada. Ya patut diduga adanya tindak pidana penipuan dan penggelapan seperti yang kami laporkan di dalam. Ya nanti untuk ke depannya ada proses," kata Rio Reifan usai melaporkan.
Menurut Rio Reifan, penipuan dalam bentuk usaha bisnis melingkupi usaha salon, rumah makan, serta butik itu terjadi belum lama ini.
"Ya mungkin salah satu teman dari istri saya, Henny. Jadi memang ini tahap awal dalam laporan, dalam dugaan," sambung Rio Reifan.
Terkait dengan total kerugian yang dialami, Henny menyebutkan dengan angka yang sangat fantastis yakni lebih dari Rp 1 miliar.
"(Kerugiannya) Rp 1 miliar lebih lah. Nanti saja ke pengacara. Takut salah ngomong," kata Henny.
Sementara itu, Rio Reifran sempat bercerita mengenai kronologi penipuan tersebut. Di mana kerjasama yang dibangun sudah terjadi sejak 2017 lalu. Kemudian dua bulan belakangan, pasangan sosialita itu sulit dihubungi dan tak ada itikad baik.
Bahkan Henny sempat melayangkan somasi dan tak digubris. Sehingga jalur hukum dipilih istri dan Rio Reifran untuk kasus tersebut.
"Ini satu bentuk kerjasama yang sudah lama terjadi dari tahun 2017. Seiring berjalannya waktu, seiring bertambah banyak nominal kerjasamanya. Ya mungkin kalau orangnya bisa dihubungi it’s ok lah, cuma dalam waktu dua bulan orangnya sudah susah sekali untuk dihubungi. Dari kita sudah somasi, ini pertimbangan yang cukup berat," jelas Rio Reifran.
Atas kasus ini, istri Rio Reifran melaporakan atas tuduhan tindak penipuan dan penggelapan dengan pasal 378 KUHP dan atau pasal 372 KUHP dengan nomor laporan LP/3363/V/2019/PMJ/ Dit Reskeimum.
Berita Terkait
-
Mualem Kecam Pengeroyokan Warga Aceh di Polda Metro Jaya, Desak Kapolri Turun Tangan
-
Kasus Dugaan Penistaan Agama Pandji Pragiwaksono, Polisi Segera Periksa Sejumlah Ahli
-
Rocky Gerung Bela Dokter Tifa di Polda Metro: Meneliti Itu Metodologi, Bukan Penghinaan!
-
Kondisi Kesehatan Menurun, Polda Metro Jaya Tunda Pemeriksaan Lanjutan Richard Lee
-
Anggota DPR: Kritik Pandji Pragiwaksono dalam 'Mens Rea' Tak Perlu Dilaporkan ke Polisi
Terpopuler
-
King Nassar Punya Cara Unik untuk Lepas Penat
-
Presiden Prabowo Lantik Jumhur Hidayat Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Kemenhaj Minta Jemaah Haji Lapor jika Temukan Pungutan Liar, KBIHU Dilarang Jual Paket Wisata
-
Rekor Baru! Belanja Militer Global 2025 Tembus US$2,89 Triliun
-
DPR Dorong Pemerataan Program Kampung Internet untuk Transformasi Digital Desa
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo