Matamata.com - Artis Baim Wong bisa disebut sukses dengan YouTube channelnya dengan miliki 5,7 juta subscriber di usia 11 bulan kanalnya. Diakui Baim Wong, ia sempat takut kanal YouTube yang dinamai Baim Paula itu dihujat warganet karena konten bagi-bagi uang.
"Kalau itu kita benar-benar bingung ya (awal konten sedekah), mau ngepost takut orang-orang gimana, dibilang riya lah, gimana, tahu sendiri netizen kan," kata Baim Wong di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (7/6/2019).
"Tapi waktu itu akhirnya post dan alhamdulillah pas pertama post itu 20 ribu komen dan bagus semua komennya, setelah itu kita terusin," sambungnya.
Menurut Baim Wong, kasih sayang Baim Wong pada orang-orang yang berinteraksi dengannya di video bisa dinilai. Soal ikhlas atau tidak, diterima amalnya atau tidak, Baim Wong tidak bisa menegaskan.
"Kembali ya kalau diterima atau tidak itu saya nggak tahu. Ketika kita salat lima waktu, saya baca dari buku dan dengar dari ustaz juga belum tentu salat kita diterima. Jadi terlalu jauh untuk saya mikirin sedekah saya diterima atau nggak. Yang penting kita tahu yang kita lakuin itu baik," lanjutnya.
Di samping itu, Baim Wong juga tak keberatan jika kini konten bagi-bagi rezeki itu ditiru banyak orang. Menurutnya, itu termasuk tujuan awalnya mengunggah konten tersebut.
"Saya senang konten saya diikuti banyak orang, saya malah ngelakuin itu biar ditiru orang, kan baik ya, tapi ketika pikiran mereka adsense dan subscriber itu bakal berbalik ya," jelasnya.
"Bicara tulus dan ikhlas juga bukan ini (kuasa) kita ya. Dan saya tiap ngasih nggak bilang rezeki dari saya, selalu saya bilang rezeki dari atas melalui saya," pungkas Baim Wong.
Suara.com/Yuliani
Berita Terkait
-
14 Hari Tayang, Film 'Semua Akan Baik-Baik Saja' Garapan Baim Wong Tembus 1 Juta Penonton
-
Kemenbud Gelar Lomba Video 'Aku dan Budayaku', Ajak Anak Muda Jadi Duta Budaya Digital
-
PP Tunas Berlaku 28 Maret: Daftar Platform Digital yang Belum Patuh Aturan Perlindungan Anak
-
Meutya Hafid Tekan Petinggi Meta: Sidak Kemkomdigi Bukan Sekadar Simbolik
-
LMKN: Platform Digital Wajib Bayar Royalti Musik, Kreator Konten Tidak Dibebani
Terpopuler
-
Sentil Asas Keadilan, Menteri HAM Usul Sipil Juga Bisa Duduki Jabatan Strategis di Polri
-
Menkum Supratman Ingatkan ASN Tak Main-main dengan Layanan Publik Usai Rentetan Kasus Korupsi
-
Mendag Teken Aturan Baru PMSE: Pedagang Online Wajib Berizin, Bisnis Ride-Hailing Turut Diatur
-
Yusril Dukung KPK Usut Kasus Korupsi Imigrasi Rp145,5 M yang Seret Silmy Karim
-
Pramono Anung Pastikan Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Naik Bulan Ini
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo