Matamata.com - Hotman Paris kembali membawa kabar yang cukup mengejutkan. Bagaimana tidak, dalam jumpa pers di Komnas Perempuan ia menyebut bahwa ada dugaan satu oknum dalam kasus ikan asin yang masih terus bergulir ini.
"Dari pengamatan kami yang dilaporkan itu baru tiga, sudah tahu tiga yang dilaporkan. Tapi kami menghimbau kepada penyidik ada dugaan bahwa ada orang lain, satu orang lagi yang diduga sangat berperan dalam pembuatan YouTube tersebut," kata Hotman Paris saat ditemui awak media.
Sayangnya, pengacara berdarah Batak tersebut masih enggan untuk membocorkan identitas oknum tersebut.
"Mengenai identitasnya saya kira tanya kepada penyidik," pungkasnya.
Hotman Paris yakin betul dengan dugaannya yang mengatakan bahwa orang tersebut sangat berperan dalam pembuatan konten video YouTube ikan asin tersebut.
"Tapi ada dugaan bahwa ada seorang oknum lagi, satu lagi yang sangat berperan dalam pembuatan YouTube tersebut," ujar Hotman Paris.
Hotman Paris menjelaskan jika dugaannya terbukti, oknum tersebut terancam terkena pasal 55 dan 56 KUHP dugaan turut serta.
"Sehingga kalau memang unsur terpenuhi, dugaan tersebut benar, setidak-tidaknya bisa ikut jadi terlapor dengan istilahnya itu pasal 55 56 KUHP dugaan turut serta," tutupnya.
Berita Terkait
-
Hotman Paris Tegaskan Nadiem Tak Terima Uang dari Proyek Chromebook
-
Blusukan ke Pasar Flamboyan Pontianak, Wapres Gibran Borong Pakis hingga Ikan Asin
-
Hotman Paris Ungkap Alasan Menolak Dampingi Paula Verhoeven, Soroti Fenomena "No Viral No Justice"
-
Hotman Paris dan Paula Verhoeven Pertanyakan Putusan Hakim terkait Dalil Selingkuh dalam Sidang Cerai dengan Baim Wong
-
Hotman Paris Tawarkan Paula Verhoeven Jadi Asprinya, Tegaskan Dukungan Usai Perceraian dengan Baim Wong
Terpopuler
-
Cegah DBD! Warga Kalisari Jakarta Timur, Kompak di Pertemuan Jumantik
-
Soroti Anggota Polri Ikut Ormas, Ketua Komisi III DPR: Etis Enggak Pimpinan Deklarasi?
-
Golkar Desak Badan Gizi Nasional Jamin Transparansi Penunjukan Titik SPPG
-
KSP Tegaskan Komitmen Penyelamatan Aset Negara, Satgas PKH Amankan Rp371 Triliun
-
Sentil Asas Keadilan, Menteri HAM Usul Sipil Juga Bisa Duduki Jabatan Strategis di Polri
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo