Matamata.com - Kurang lebih 3 minggu mendekam di tahanan Polda Metro Jaya terkait kasus narkoba, berat badan Nunung Srimulat bukannya turun, malah melesat naik!
Kepada wartawan hari ini, Senin (12/82019), Bagus Permadi, anak sulung Nunung mengatakan bobot tubuh Nunung melonjak selama mendekam di sel tahanan. Kata Bagus, ibunya sudah ikhlas.
"Mama baik. Malah naik 9 kilogram," kata Bagus di kediamannya di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.
Bagus pastikan kondisi Nunung dan suaminya, Jan Sambiran baik-baik saja dan doyan makan.
"Malah kemarin Idul Adha minta dibawain rendang sama Empal," timpal adik Nunung, Adi Danar Praktino di lokasi sama.
Nunung Srimulat ditangkap bersama suaminya, Yan Sambiran di kediamannya di kawasan Tebet, Jakarta Selatan pada 19 Juli lalu.
Dalam penangkapan, polisi mengamankan narkoba jenis sabu seberat 0,36 gram, alat hisap, dan uang pecahan Rp 100 ribu senilai Rp 3,7 juta.
Berita Terkait
-
Komisi III DPR Desak Polri Usut Tuntas Peredaran Tramadol di Jakarta Timur
-
Komisi III DPR RI Puji Putusan Hakim PN Batam yang Tak Jatuhkan Vonis Mati pada Fandi
-
Polri Buru Bandar Narkoba 'Boy' dan Kurir Jaringan Koko Erwin, Ini Ciri-cirinya
-
DPR Kritik Tuntutan Mati ABK Sea Dragon: Jangan Jadi Alat Putus Mata Rantai Narkoba
-
Sinergi Bea Cukai-Polri Bongkar Lab Sabu Jaringan Iran di Sunter, 13 Kg Barang Bukti Disita
Terpopuler
-
Beautylogica Clinic Pakubuwono, Perawatan Kecantikan dengan Teknologi Canggih
-
Kezia Lizina Tertarik Bintangi Film 'Silent Dance' karena Soroti Dunia Tari
-
Keren! Irish Bella jadi Eksekutif Produser di Film 'Dosa: Penebusan atau Pengampunan'
-
Prabowo Targetkan Bagi 1.582 Kapal Ikan untuk Sejahterakan Nelayan
-
Prabowo Jadi Presiden Kedua yang Kunjungi Miangas, Janjikan Renovasi Sekolah dan Puskesmas
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo