Matamata.com - Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Jean Calvijn Simanjuntak angkat bicara mengenai kemungkinan Rio Reifan menjalani rehabilitasi. Pasalnya Rio Reifan sudah tiga kali ditangkap gara-gara narkoba.
"Berkaitan berulang kali melakukan, nanti kami akan melakukan assessment terlebih dahulu ke BNN," ujar Jean Calvijn Simanjuntak di Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Jumat (16/8/2019).
Menurut Jean Calvijn Simanjuntak, keputusan rehabilitasi bergantung dengan hasil assessment. Baru di situ penyidik bisa merekomendasikan tersangka buat direhabilitasi atau ditahan di penjara.
"Nanti kita lihat hasilnya seperti apa," sambungnya lagi.
Yang pasti, dia mengatakan akan terus mendalami kasus Rio Reifan.
"Sampai saat ini tim masih melakukan proses penyidikan dan tim lapangan juga masih mendalami apakah tersangka RR ini terlibat dengan beberapa tersangka lain atau jaringan lainnya," kata Jean Calvijn Simanjuntak.
Seperti diketahui, Rio Reifan ditangkap dikediamannya yang berlokasi di kawasan Pondok Gede, Bekasi, Selasa (13/8/2019). Disitu, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa sabu seberat 0,0129 gram.
Penangkapan Rio Reifan dalam kasus narkoba bukan yang pertama kali. Sebelumnya, dia pernah tersandung kasus serupa pada 2015 dan 2017.
Terakhir, suami Henny Mona keluar penjara pada Juni 2018. Waktu itu, dia mengaku tak bisa janji untuk berhenti pakai narkoba. (Sumarni)
Berita Terkait
-
Hakim Putuskan Ammar Zoni, bakal Dipindahkan dari Lapas Nusakambangan ke Jakarta
-
Pengamat: Bandar Narkoba Ketar-ketir Usai Prabowo Hadiri Pemusnahan Barang Bukti
-
Prabowo Ajak Masyarakat Aktif Laporkan Peredaran Narkoba
-
Presiden Prabowo Saksikan Pemusnahan 214 Ton Narkoba Senilai Rp29 Triliun di Mabes Polri
-
Kampanyekan Anti Narkoba, Raffi Ahmad Prihatin Kasus Ammar Zoni
Terpopuler
-
Kementerian ESDM Kaji Dampak Pencabutan Izin PLTA Batang Toru oleh Satgas PKH
-
Mahasiswa Indonesia di Swiss Harapkan Kunjungan Presiden Prabowo di WEF 2026 Tarik Investasi Global
-
Istana Ungkap Esensi 'Prabowonomics': Fokus pada Kedaulatan dan Swasembada Strategis
-
Mendagri Pastikan Huntara Pengungsi di Pidie Jaya Layak Huni dan Nyaman
-
Mentan Pastikan Stok Telur Aman untuk Program Makan Bergizi Gratis dan Ramadhan
Terkini
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo
-
Siapa Rachquel Nesia? Aktris Muda yang Baru Resmi Menikah dengan Kevin Royano
-
Tak Perlu Bingung, Ini 5 Tips Mengunjungi Universal Studio Japan Saat Peak Season