Matamata.com - Daffa D'Academy diciduk di rumahnya, Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Sabtu (5/10/2019) dini hari. Ia kedapatan menyimpan narkoba jenis sabu seberat 0,73 gram.
"Kita lakukan pemeriksaan barang narkotika ini ternyata berasal dari tersangka S alias Salam. Daffa sendiri pernah menjadi finalis Dangdut Akademi 2 masuk 20 besar. Sehari-hari dia menyanyi kalau ada tetangga atau temennya kalau ada kawinan. Saat tidak ada job yang bersangkutan chat pada Salam untuk mencari sabu 1 gram," kata pihak kepolisian pada media hari ini (7/10/2019)."
Polisi juga mengungkap kalau Daffa sering menangis sejak di tangkap. Alasannya karena Daffa merasa menyesal.
Daffa pun diberi kesempatan bicara. Dalam penuturannya dia merasa menyesal mengecewakan keluarga
"Selamat siang semuanya, saya cuma mau ngomong minta maaf pada keluarga saya. Saya menyesal, saya membuat kecewa orangtua, keluarga, ini pembelajaran yang sangat berarti, ini teguran untuk saya biar saya bisa lebih baik lagi dan menjauhi kasus seperti ini. Terima kasih," ujar Daffa terbata-bata.
Diberitakan sebelumnya, Kasubdit 1 Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, AKBP Ahmad Fanani mengatakan, Daffa diciduk lantaran kedapatan menyimpan narkotika jenis sabu seberat 0,73 gram.
Berita Terkait
-
Akui Salah Tuntut Mati ABK Sabu 2 Ton, Jaksa Kejari Batam Minta Maaf di DPR
-
Komisi III DPR Desak Polri Usut Tuntas Peredaran Tramadol di Jakarta Timur
-
Komisi III DPR RI Puji Putusan Hakim PN Batam yang Tak Jatuhkan Vonis Mati pada Fandi
-
Polri Buru Bandar Narkoba 'Boy' dan Kurir Jaringan Koko Erwin, Ini Ciri-cirinya
-
DPR Kawal Kasus ABK Fandi Ramadhan: Jangan Ada Rekayasa dalam Tuntutan Mati 2 Ton Sabu
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo