Matamata.com - Ari Wibowo tidak mau insiden kecelakaan Dylan Carr kembali terulang. Pemain Anak Langit itu diduga mengantuk saat mengendarai mobilnya usai menjalani syuting kejar tayang.
"Karena saya tahu Dylan kan kecelakaan karena dia kecapekan kerja karena striping. Jadi ya mudah-mudahan stripping itu ada waktu syutingnya," ujar Ari Wibowo di kawasan Kapten P. Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (8/11/2019).
"Waktu istirahat mungkin selesai jam 12 (malam) besok paginya bisa mulai lagi. Jadi nggak sampai syuting sampai pagi-pagi," sambungnya lagi.
Tak cuma itu, lelaki 48 tahun ini juga mengimbau agar para pemain muda yang sedang syuting stripping punya waktu istirahat yang cukup.
"Buat adik-adik pemain sinetron dan film juga yang mungkin masih muda dan pengin have fun, tahu sih di lokasi syuting itu pasti menyita banyak waktu dan sudah nggak ada waktu buat main sama teman-teman," tutur Ari Wibowo.
"Tapi ya kalau sudah waktunya istirahat, ya istirahatlah. Jangan habis syuting sudah capek-capek masih keluyuran lagi, nanti yang ada malah kurang istirahat, kurang tidur, takutnya bisa kejadian atau apa kan," imbuhnya.
Terlepas dari itu, dia bersyukur Dylan Carr berhasil selamat dari insiden maut tersebut. Menurut Ari Wibowo, kondisi lelaki itu pun sudah mulai membaik.
"Kondisi Dylan Carr puji Tuhan Alhamdulillah sudah membaik dan melewati masa kritis, jadi kita tinggal doakan semoga yang terbaik semoga benar-benar bisa sembuh 100 persen. Dan Dylan bisa normal kembali dan bisa beraktivitas di dunia entertainment lagi, kita doakan aja sebagai teman dan sahabatnya," kata Ari Wibowo.
Seperti diketahui, Dylan Carr mengalami kecelakaan mobil cukup parah pada Kamis (31/10/2019). Mobil yang dikendarainya ringsek setelah menabrak truk di depannya.
Dari informasi yang didapat, kejadian nahas itu terjadi di ruas Tol JORR KM36 arah Cikunir, Bekasi, Jawa Barat. Setelah peristiwa itu, Lelaki 24 tahun ini sempat menjalani operasi di bagian kepalanya.
Hingga kini, Dylan Carr tengah jalani perawatan intensif di Columbia Asia Hospital Pulomas, Jakarta Timur. (Sumarni)
Berita Terkait
-
Polda Metro Jaya Periksa Instansi Terkait dan Ditjen Perkeretaapian Soal Kecelakaan di Bekasi
-
Kemensos Lakukan Asesmen Menyeluruh bagi Korban Kecelakaan KRL di Bekasi
-
Update Insiden Bekasi Timur: Korban Meninggal Bertambah Jadi 16 Orang, KAI Mulai Uji Coba Jalur
-
Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Menhub: Ini Pelajaran Penting untuk Evaluasi Menyeluruh
-
Prabowo Siapkan Rp4 Triliun untuk Perbaiki 1.800 Perlintasan Kereta di Jawa
Terpopuler
-
Cegah DBD! Warga Kalisari Jakarta Timur, Kompak di Pertemuan Jumantik
-
Soroti Anggota Polri Ikut Ormas, Ketua Komisi III DPR: Etis Enggak Pimpinan Deklarasi?
-
Golkar Desak Badan Gizi Nasional Jamin Transparansi Penunjukan Titik SPPG
-
KSP Tegaskan Komitmen Penyelamatan Aset Negara, Satgas PKH Amankan Rp371 Triliun
-
Sentil Asas Keadilan, Menteri HAM Usul Sipil Juga Bisa Duduki Jabatan Strategis di Polri
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo