Matamata.com - Nunung Srimulat tak kuasa membendung tangisnya ketika majelis hakim menjatuhkan vonis 1 tahun 6 bulan rehabilitasi padanya dan sang suami, July Jan Sambiran. Putra sulung Nunung, Bagus Permadi pun menyebut vonis hakim cukup berat untuk diterima.
"Dibilang harus menerima, ya cukup berat, tapi mau gimana lagi ini sudah putusan dari hakim. Kita harus menghormati hasil dari hakim. Mama sendiri sedikit kecewa," kata Bagus Permadi usai sidang putusan Nunung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (27/11/2019).
Bagus pun turut mengomentari kebisuan ibunya usai putusan. Menurut dia, wajar jika ibunya menangis dan kecewa.
"Yang pasti sedih lah, kecewa dari hasil keputusannya. Kemarin sudah mengajukan pembelaan 6 bulan tapi tetap diputus 1 tahun 6 bulan, nggak ada perubahan sama sekali," kata Bagus.
Karenanya, lanjut Bagus, keluarga akan menimbang untuk ajukan banding. Keputusan baru akan disampaikan tujuh hari setelah putusan.
"Tapi saya menghargai keputusan hakim, dari keluarga yang pasti sedikit memyesal dengan adanya putusan itu. Kita mau diskusi lagi dengan keluarga gimana baik ke depannya kita mau diskusi lagi (untuk banding)," kata Bagus.
Majelis hakim menjatuhkan vonis satu tahun enam bulan rehabilitasi untuk Nunung dan Iyan Sambiran. Keduanya dinilai terbukti bersalah menyalahgunakan narkoba jenis sabu.
Berita Terkait
-
Kasus Pemerasan Sertifikat K3, Eks Wamenaker Noel Ebenezer Hadapi Vonis Hakim Pagi Ini
-
Komisi III DPR Desak Polri Usut Tuntas Peredaran Tramadol di Jakarta Timur
-
Komisi III DPR RI Puji Putusan Hakim PN Batam yang Tak Jatuhkan Vonis Mati pada Fandi
-
Polri Buru Bandar Narkoba 'Boy' dan Kurir Jaringan Koko Erwin, Ini Ciri-cirinya
-
DPR Kritik Tuntutan Mati ABK Sea Dragon: Jangan Jadi Alat Putus Mata Rantai Narkoba
Terpopuler
-
Mensos Tegaskan Pelaku Korupsi di Kemensos Bakal Dikejar hingga Pensiun
-
Huni Rumah Bambu Sejak 1984, Warga Bantul Akhirnya Dapat Program Bedah Rumah dari Dua Menteri
-
Respons KPK Terkait Instruksi Presiden Prabowo Soal Penguatan Anggaran Pemberantasan Korupsi
-
Diduga Menipu hingga Miliaran Rupiah, Pengusaha Kayu Lapis di Sukabumi Dilaporkan ke Polisi
-
Mendag Siapkan Tiga Permendag Baru Atur Ekspor CPO hingga Batu Bara via BUMN
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo