Matamata.com - Aktor Lucky Hakim bicara tentang nazar pribadinya jika dipercaya menjadi Wakil Bupati Indramayu bersama paslonnya, Nina Agustnia Da'i Bachtiar. Hal tersebut diungkapkan sembari menunggu hasil suara yang dilakukan pagi tadi.
Tak muluk-muluk, artis yang hobi koleksi reptil ini siap melayani rakyat.
"Saya pribadi nggak ada nazar yang apa-apa. Nazarnya adalah ketika terpilih maka harus melakukan tugas dan fungsi kepala daerah sebagaimana mestinya," kata Lucky Hakim, saat dihubungi Suara.com, Rabu (9/12/2020).
Tugas ini menjadi kewajiban yang harus dilakukan Lucky Hakim. Apalagi ia digaji rakyat, tentunya harus menjalani amanat mereka.
"Dibayar dan digaji dari keringat rakyat. Itu adalah tanggung jawab moral dan spiritual yang luar biasa dan saya emban," ucap mantan suami Tiara Dewi ini.
Lucky Hakim bersama rekannya juga sudah membuat program kerja pro rakyat. Di antaranya penuntasan pendidikan, peningkatan di sisi pendidikan dan kesehatan.
"Kami ingin masyarakat mengakses pendidikan dengan gratis, pengobatan gratis, dan juga akses mendapat lapangan pekerjaan. Itu yang kami jadikan unggulan," paparnya.
Soal apakah bisa memenangkan Pilkada periode ini, Lucky Hakim optimistis. Pasalnya keyakinan ini merujuk pada hasil survei beberapa waktu lalu.
"Tiga kali kami lakukan survei, semuanya unggul. Dilakukan juga sama beberapa lembaga survei berbeda, kami tetap unggul," tutur aktor 42 tahun ini.
Selain survei, Lucky Hakim juga telah melakukan blusukan. Ia sekaligus memaparkan program kerja yang siap dijalani.
"Dialog, musyawarah dengan warga dalam dua bulan terakhir, saya sudah ke 860 titik," jelasnya.
Dari hasil blusukan itu, Lucky Hakim percaya diri akan membawa perubahan untuk masyarakat Indramayu.
"Kebetulan, Dina-Lucky jadi ikon perubahan di sini. Sehingga saya sangat optimis memenangkan Pilkada," katanya menandaskan.
Berita Terkait
-
DPR: Wacana KPU Jadi Lembaga Negara Keempat Perlu Kajian Komprehensif
-
Yusril Usul Penggabungan Suara Partai Pasca-Pemilu guna Cegah Suara Hangus
-
Ketua MPR Nilai Usulan Ambang Batas Parlemen 7 Persen Terlalu Memberatkan
-
Gerindra Dukung Wacana Pemilihan Kepala Daerah oleh DPRD, Nilai Lebih Efisien dan Tekan Biaya Politik
-
Bahlil Targetkan Golkar Tambah Kursi di Pemilu 2029
Terpopuler
-
MK Tolak Permohonan Uji Materi KUHP dan UU ITE yang Diajukan Roy Suryo dkk
-
Pertamina Imbau Masyarakat Tidak Panic Buying, Pastikan Stok BBM Nasional Aman
-
KPK: Sistem Pengadaan Barang dan Jasa Pemkab Rejang Lebong Sangat Rentan Korupsi
-
DPR: Wacana KPU Jadi Lembaga Negara Keempat Perlu Kajian Komprehensif
-
Komisi III DPR Sebut Penyiraman Air Keras Andrie Yunus sebagai Kejahatan Terhadap Demokrasi
Terkini
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo
-
Siapa Rachquel Nesia? Aktris Muda yang Baru Resmi Menikah dengan Kevin Royano