Matamata.com - Apa yang telah terjadi di 2020 dan juga dampaknya di tahun 2021 dikritisi oleh komika Pandji Pragiwaksono. Komika 41 tahun ini menilai ada ancaman besar soal kebebasan berpendapat di Indonesia bila menilik dari kasus Jerinx SID dan Ahmad Dhani.
Hal itu disampaikan Pandji Pragiwaksono dalam kanal YouTube-nya berjudul "Tahun Baru Ancaman Baru". Di situ Pandji bilang, bukan pandemi Covid-19 saja yang harus ditakuti di tahun 2021.
"Di tahun 2021 akan ada ancaman, tahun yang baru ancaman yang baru. Ancamannya sudah terjadi selama beberapa tahun belakang ini. Tapi akan tambah parah lagi," kata Pandji Pragiwaksono. "Ini bukan hanya soal pandemi, tapi masalah kebebasan berpendapat," katanya menambahkan.
Tak setuju Jerinx SID di penjara lantaran cuitannya di sosial media ditegaskan pemilik nama lengkap Pandji Pragiwaksono Wongsoyudo ini. Pandji menilai Undang Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE) yang menjerat Jerinx terlalu berlebihan.
"Kalau melihat ada sesuatu yang salah atau omongan yang salah, lu lawan dengan omongan yang benar. Bukan lu lawan dengan penjarain orang," kata Pandji Pragiwaksono menjelaskan.
"Suatu hari lu akan ngomong sesuatu yang lu pikir benar ternyata salah. Lu harus dipenjara dan lu juga nggak akan mau juga kan," kata Pandji Pragiwaksono.
Tak hanya Jerinx dan Ahmad Dhani, Pandji Pragiwaksono khawatir Undang Undang ITE bisa menjerat seluruh masyarakat Indonesia.
"Soal Ahmad Dhani gue lihat twit-nya. Jujur-jujuran aja, ini di sosmed banyak yang lebih ngaco daripada twitt-nya Ahmad Dhani. Bedanya, Ahmad Dhani ada yang ngelaporin, kalau lu nggak. Lu? Mungkin nggak terkenal, tapi kalau misalkan twit lu nyebar lu juga akan dipenjara," kata Pandji Pragiwaksono menuturkan.
"Banyak orang-orang tidak dikenal akhirnya kena kasus, banyak kan? Hanya butuh waktu aja untuk orang ngeh sama konten lu. Dan lu akan dipenjara juga," kata Pandji Pragiwaksono menandaskan.
Berita Terkait
-
Tempuh Jalan Damai, Pandji Pragiwaksono Tuntaskan Sanksi Adat di Tana Toraja
-
Kasus Dugaan Penistaan Agama Pandji Pragiwaksono, Polisi Segera Periksa Sejumlah Ahli
-
Anggota DPR: Kritik Pandji Pragiwaksono dalam 'Mens Rea' Tak Perlu Dilaporkan ke Polisi
-
Buntut Pernyataan Soal Konsesi Tambang NU-Muhammadiyah, Pandji Pragiwaksono Dilaporkan ke Polisi
-
Tompi Jelaskan Kondisi Medis Mata Gibran dan Kritik Stand-Up Comedy Pandji Pragiwaksono
Terpopuler
-
Menkomdigi Tegaskan Keterlibatan RI di Board of Peace demi Stabilisasi Palestina
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Imbas Kericuhan Lawan Ratchaburi, Persib Tutup Sementara Tribun Selatan GBLA
-
Piala Dunia 2026 di TVRI: Momentum Gerakkan Ekonomi Rakyat hingga Pelosok
-
Mendagri Minta Kementan Segera Pulihkan 1.500 Hektare Sawah Tertimbun Lumpur di Aceh
Terkini
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo
-
Siapa Rachquel Nesia? Aktris Muda yang Baru Resmi Menikah dengan Kevin Royano