Matamata.com - Askara Parasady Harsono, suami Nindy Ayunda mengaku mendapat Happy Five atau H5 dari temannya. Hal ini terjadi saat dirinya sedang berlibur di Sydney, Australia.
Saat konferensi pers di Polres Metro Jakarta Barat, Selasa (12/1/2020), hal itu diungkap Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Ady Wibowo.
"Di mana keterangan yang bersangkutan mendapatkan barang dari rekannya yang dia istilahkan 'dude' atau 'bro', yang didapatkan saat liburan di Sydney, Australia," kata Kombes Pol Ady Wibowo.
Di tempat yang sama, Kasat Narkoba Ronaldo Maradona Siregar membeberkan bahwa Askara dinyatakan positif menggunakan amphetamin dan metaphetamin dari hasil tes urinenya. Namun barang bukti yang ditemukan polisi berupa psikotropika jenis Happy Five sebanyak 1,5 butir.
"Dengan hasil itu berarti habis menggunakan narkotika. Ini psikotropika, jadi hasilnya antara barang bukti yang ditemukan dan hasil urine berbeda," ujar Ronaldo.
"Karena itulah kami butuh waktu kalau di dalam undang undang kami mendapatkan waktu penangkapan 3X24 jam dan diperpanjang 3X24 jam jadi enam hari," sambungnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Askara Parasady Harsono ditangkap polisi di kediamannya di kawasan Pondok Pinang, Jakarta Selatan pada 7 Januari 2021.
Askara Parasady Harsono positif amfetamin dan metamfemain dari hasil tes urine. Saat ini, Askara telah ditetapkan jadi tersangka.
Sementara itu, Nindy Ayunda sendiri tak berada di rumah saat sang suami ditangkap. Pelantun "Cinta Cuma Satu" ini tengah berlibur di Bali.
Berita Terkait
-
Komisi III DPR Desak Polri Usut Tuntas Peredaran Tramadol di Jakarta Timur
-
Komisi III DPR RI Puji Putusan Hakim PN Batam yang Tak Jatuhkan Vonis Mati pada Fandi
-
Polri Buru Bandar Narkoba 'Boy' dan Kurir Jaringan Koko Erwin, Ini Ciri-cirinya
-
DPR Kritik Tuntutan Mati ABK Sea Dragon: Jangan Jadi Alat Putus Mata Rantai Narkoba
-
Sinergi Bea Cukai-Polri Bongkar Lab Sabu Jaringan Iran di Sunter, 13 Kg Barang Bukti Disita
Terpopuler
-
Bahlil hingga M. Qodari Buka Suara Soal Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Senin Ini
-
BGN Perkuat Kerja Sama ASEAN, Bagikan Praktik Terbaik Program Makanan Bergizi Gratis
-
DPR Desak Evaluasi Total Aturan Daycare Pasca-kasus Kekerasan Anak di Yogyakarta
-
KSP Muhammad Qodari Buka Suara Terkait Isu Reshuffle Kabinet Merah Putih
-
MPR Desak PBB Jatuhkan Sanksi Keras ke Israel Usai Prajurit TNI Kembali Gugur di Lebanon
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo