Matamata.com - Ibu Fajar Umbara, Nani Umbara, mengaku sakit hati dan kecewa mengetahui menantunya, Yuyun Sukawati menjelek-jelekkan putranya di belakang. Sampai disebut psikopat, ibunda Fajar pun tak abis pikir.
"Sangat kecewa saya," kata Nani saat ditemui di kawasan Antasari, Jakarta Selatan, Kamis (3/6/2021).
Nani pun secara tegas membantah tudingan tersebut. Ia menilai anaknya tak mungkin kerap bertindak kasar dan kekerasan.
"Nggak mungkin (psikopat). Anak saya pintar sekali Fajar itu, gimana psikopat bisa ngarang film," ungkapnya.
Nani pun kecewa saat mendengar Yuyun menyebut putranya terobsesi dengan sutradara meski selalu gagal membuat film. Padahal, Fajar sudah pernah menghasilkan beberapa film, seperti Alif Lam Mim dan bersama Anggy Umbara di film Comic 8.
"Dia bilang bukan sutradara anak saya hanya terobsesi, padahal dia sudah ada 3 film tuh apa judulnya," tutur Nani.
Boy Sulimas selaku kuasa hukum dari Fajar Umbara pun mengatakan tuduhan dari Yuyun tersebut tidak berdasar karena tak disertai bukti medis.
Pihaknya pun berencana melaporkan Yuyun atas pelanggaran UU ITE, namun masih terkendala aturan baru yang mengharuskan korban membuat laporan sendiri tanpa diwakilkan.
"Makanya kemarin kita sudah berkomunikasi dengan Polda tapi sekarang kan yang berkaitan dengan UU ITE itu tidak bisa diwakili aturan pak Kapolri yang baru. Jadi harus pihak korban yang datang melapor, kendalanya kita di situ, tapi kita tetap simpan semua berita-berita," pungkas Boy.
Berita Terkait
-
Yuyun Sukawati Tak Puas Fajar Umbara Divonis 2 Tahun Penjara
-
Fajar Umbara Kecewa Dituntut 4,5 Tahun Terkait Kasus Kekerasan Anak
-
Fajar Umbara Dituntut 4,5 Tahun Penjara, Yuyun Sukawati Bersyukur
-
Yuyun Sukawati Syok Dengar Kabar Fadjar Umbara Syuting saat Ditahan
-
Fajar Umbara Dikabarkan Jalani Syuting saat di Bui, Ini Kata Pengacara
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo