Matamata.com - Shandy Aulia baru saja selesai menjalani pemeriksaan perdana terkait laporan dugaan promosikan judi online. Dituding meramaikan judi online lewat endorse, dia tak memberi pembelaan.
"Nggak ada (pembelaan) ini kan sudah diproses hukum, jadi kita ikutin proses hukum," kata Shandy Aulia usai pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Kamis (4/11/2021).
"Kita kooperatif aja, dan jalankan aja," ujarnya lagi.
Lebih lanjut, Shandy Aulia mengaku tak berkomunikasi dengan pelapor. Dia juga tak mengenal orang tersebut.
"Nggak (laporin balik), pokoknya saya sekarang prosesnya fokus dulu apa yang harus dijalani saat ini," katanya.
Shandy Aulia dilaporkan Laura Aprilya Bakkara ke Polda Metro Jaya atas kasus dugaan mendistribusikan judi online melalui media elektronik.
Laporan yang dilayangkan pada 26 Agustus 2021 itu teregister dengan nomor LP/B/4180/VIII/2021/SPKT/Polda Metro Jaya.
Dalam laporan tersebut, Shandy Aulia dijerat dengan Pasal 27 Ayat 2 juncto Pasal 45 Ayat 3 Undang Undang RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE.
Laura juga melaporkan Shandy Aulia ke Bareskrim Polri pada 27 Agustus 2021 atas kasus dugaan pencemaran nama baik. Namun, kasus tersebut kekinian sudah dilimpahkan ke Polda Metro Jaya.
Berita Terkait
-
DPR Desak Pemerintah Sanksi Tegas Meta: Kepatuhan Berantas Judi Online Tak Sampai 30 Persen
-
Main Judi Online, 39 Warga Tangerang Dicoret dari Daftar Penerima PKH
-
Pangdam XXI/Radin Inten Tegaskan Pemecatan bagi Prajurit TNI Terlibat Narkoba dan Judi Online
-
Wakil Ketua MPR: Penerima Bansos yang Terlibat Judi Online Harus Diganti
-
Mengejutkan! Ayah dari Penyanyi Farel Prayoga Ditangkap Kasus Judi Online
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo