Matamata.com - Ernest Prakasa telah dikaruniai dua anak dari pernikahannya dengan Meira Anastasia. Pasangan ini kerap membagikan berbagai cerita menarik tentang tingkah kedua anaknya, Sky dan Snow.
Ernest mengatakan kalau Sky sudah menjadi feminis meski usianya baru belasan tahun. Komika sekaligus sutradara ini pun kerap dibuat kewalahan dengan pertanyaan dan celetukan Sky.
Salah satu yang sempat membuat Ernest tak bisa berkata-kata adalah pertanyaan Sky soal sapaan satpam di apartemen kepada ibunya.
Di mana satpam tersebut biasa menyapa Meira dengan sebutan "Bu Ernest". Sky ternyata tidak terima dengan sebutan itu karena ayahnya tidak pernah dipanggil "Pak Meira".
"Anak gue yang gede, Sky. Dia tuh feminis banget anak gue yang cewek itu," cerita Ernest Prakasa dalam acara "Tonight Show Premiere", Rabu (8/12/2021).
"Jadi gue waktu masih tinggal di apartemen, satpam-satpam kalau bini gue keluar masuk portal kan suka dipanggil, 'Pagi Bu Ernest, Siang Bu Ernest'. Anak gue nggak terima, 'Kenapa mama dipanggil Bu Ernest? Kan papah kan nggak pernah dipanggil Pak Meira?'," sambungnya.
Mendengar pernyataan sang anak, Ernest Prakasa pun tak mampu menjawabnya. Ia meminta sang istri untuk menjawab pertanyaan anaknya yang satu ini.
Cuplikan Ernest Prakasa membahas sang anak viral di TikTok usai dibagikan oleh akun @berhenti.sejenak. Warganet ramai menuliskan beragam komentar dalam unggahan tersebut.
"Anaknya terlalu random wkwk," celetuk seorang warganet. "Keliatan tuh anaknya pinter, kritis, dan bisa menanggapi jokes walaupun agak dark," tutur yang lain.
"Wkwk sky sama snow emang kocak," imbuh warganet. "Asli gue follow ernest dari dulu cuma buat ngeliatin Sky sama Snow doang. Kocak dan gemes banget mereka," sambung yang lain.
Sementara itu, Ernest Prakasa juga menceritakan soal anaknya yang bertanya perihal rasanya meninggal. Pria yang juga berprofesi sebagai penulis ini kembali tidak bisa menjawab pertanyaan tersebut.
Berita Terkait
-
Dukung Minat Anak dengan Eksplorasi Profesi di KidZania Jakarta
-
Menteri PPPA Resmikan Ruang Bersama Indonesia di Cilacap, Dorong Pembangunan Berperspektif Gender
-
Menag Instruksikan Madrasah Kawal Implementasi Pembatasan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun
-
PP Tunas Berlaku 28 Maret: Daftar Platform Digital yang Belum Patuh Aturan Perlindungan Anak
-
Ruri 'Repvblik' bersama 80Proof Ultra, Gelar Santunan Anak Yatim di Tangerang
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo