Matamata.com - Komedian Ernest Prakasa ikut menyoroti kehebohan daftar permintaan sebelum manggung alias riders Tri Suaka yang ramai diperbincangkan belakangan ini.
Dalam cuitan di akun Twitter-nya, Ernest Prakasa mengutarakan ekspresi kekesalannya ihwal riders Tri Suaka yang terbilang fantastis.
"Riders apaan itu kampret," kata Ernest Prakasa.
Untuk informasi, Ernest Prakasa sempat bekerja di sebuah label rekaman yang menaunghi grup musik Last Child.
Sebagai orang yang pernah mengurusi grup musik Last Child, Ernest Prakasa kerap menegur jika ada riders yang memberatkan pihak penyelenggara acara.
"Dulu pas masih kerja di label, anak-anak Last Child minta riders bengbeng aja gue omelin," sambungnya ditilik dari Twitter @ernestprakasa.
Seperti diketahui, tarif manggung dan riders Tri Suaka santer dibicarakan imbas video parodi gaya menyanyi Andika Kangen Band viral di media sosial.
Berdasarkan unggahan yang beredar, Tri Suaka diketahui memasang tarif sebesar Rp50 juta selama satu jam.
"Fee perform Tri Suaka 50jt (1jam). Belum termasuk Raiders," bunyi petikan informasi dari akun unggahan akun Twitter @jawafess.
Tidak hanya itu, riders Tri Suaka yang disorot adalah jumlah rokok sebanyak satu slop.
"Surya 1 slop," sambung keterangan tersebut.
Riders Tri Suaka lain yang turut disorot di antaranya pijak refleksi, biaya makan Rp300 ribu sehari, dijemput di bandara harus mengenakan 2 mobil Inova.
Berita Terkait
-
Tolak RPMK Kemenkes, Petani Tembakau dan Cengkeh Minta Perlindungan Pemerintah
-
Menkeu Purbaya Pastikan Tarif Cukai Rokok Tidak Naik pada 2027
-
KPK Periksa Pengusaha Rokok Pasuruan Terkait Kasus Korupsi Bea Cukai
-
Kemenkeu Kaji Penambahan Layer Baru Cukai Rokok, Fokus Tekan Peredaran Ilegal
-
Operasi Gabungan di Jepara Sita Ratusan Rokok Ilegal dari Sejumlah Toko
Terpopuler
-
Pengusaha Sandiana Soemarko, Mengedepankan Kepedulian Sosial di Indonesia
-
Didukung Sang Bunda, Jirayut jadi Pemeran Utama di Film 'Cek Khodam'
-
AS Dorong Diplomasi Energi Nuklir di ASEAN, Sebut Indonesia Punya Modal Kuat
-
Menko AHY: Penerbangan RI Mulai Gunakan SAF di 2027 demi Tekan Emisi
-
Mendes Yandri Bakal Digitalisasi Program Jaga Desa untuk Cegah Penyelewengan
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo