Matamata.com - Baim Wong baru-baru ini menyambangi lokasi kebakaran di Simprug, Jakarta Selatan dan membuat konten dari apa yang ia lihat serta temui di sana. Alih-alih mendapatkan simpati warga, segelintir suara sumbang justru menyerang Baim Wong dari masyarakat sekitar.
Warga terdampak kebakaran Simprug menduga, Baim Wong hanya memanfaatkan mereka untuk konten. Ditambah lagi tidak ada bantuan yang disalurkan setelahnya.
Kata warga tersebut, Baim Wong menanjikan untuk memberi bantuan.
"Sampai sekarang belum ada," ucapnya.
Bukan hanya soal bantuan, sikap Baim Wong saat di konten berbeda dengan asli. Sebut saja saat anak-anak meminta foto, sang artis menolak dengan halus.
"Baim foto dong, katanya ntar ntar, giliran di konten dia, kayak benar kan. Giliran nyatanya, nggak seperti itu," kata si warga.
Seorang warga lain menimpali, "harusnya kalau sedekah itu dari hamba Allah, jangan ditunjukkan."
Mengamini ucapan tersebut, warga berharap agar siapapun yang datang bukan sekadar membuat konten dari kesengsaraan mereka.
"Jangan bikin-bikin konten kayak gitu lah, ini yang sengsara, mereka yang dapat duit," ucapnya mengakhiri.
Berita Terkait
-
Meutya Hafid Tekan Petinggi Meta: Sidak Kemkomdigi Bukan Sekadar Simbolik
-
LMKN: Platform Digital Wajib Bayar Royalti Musik, Kreator Konten Tidak Dibebani
-
Hadirkan 8 Lagu, Wawan Woker Rambah Dunia Tarik Suara
-
PWI Siap Genjot Literasi Publik Merespons Dorongan Menko Polkam soal Konten Bermutu
-
Dewan Pers: Konten Medsos Milik Media Tetap Masuk Ranah UU Pers, Bukan UU ITE
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo