Matamata.com - Nama Daniel Mananta tengah menjadi sorotan saat ini. Terutama setelah rumor dirinya menjadi seorang mualaf namun menyampaikan hal yang dinilai buruk terkait agam sebelumnya.
Sebelumnya, ia menyampaikan mengenai keberadaan roh jahat yang ada di balik patung Yesus. Ucapannya ini pun langsung viral seketika.
Viral pula video ketika dirinya tengah berbincang dengan seorang tokoh agama Islam, Ustaz Abdul Somad (UAS). Saat itu, UAS menyampaikan beberapa poin yang juga disetujui oleh Daniel Mananta.
Poin yang paling banyak disorot yaitu adanya roh jahat di balik patung yang disembah oleh manusia. Daniel bahkan mengambil kutipan tak langsung dari isi Yesaya 44.
Isinya adalah bahwa orang-orang menyembah patung dari kayu yang juga dibakar atau dibuat masak adalah kebodohan.
Sontak apa yang dikatakan oleh Daniel Mananta ini mendapatkan banyak cibiran dari netizen, terutama yang menontonnya sejak awal.
Tak sedikit yang merasa kecewa dengan ucapan dan persetujuan gamblang dari Daniel Mananta. Padahal pada saat yang sama, ia pernah mempelajari ajaran agama Katolik yang erat dengan patung Yesus.
Sejak saat itu, berbagai unggahan milik Daniel Mananta di media sosial langsung ramai komentar. Banyak yang memintanya untuk tidak menjelek-jelekkan agama lain.
Meskipun misalnya dia benar sudah meninggalkan agama yang lama dan memilih Islam, tak seharusnya dia menyinggung hal terkait roh jahat tersebut.
Seperti unggahan terbarunya di Instagram ini yang sama sekali tak berhubungan dan hanya sekadar bukti pekerjaan.
Namun netizen langsung ramai mengajak yang lain untuk unfollow akun media sosial Daniel Mananta. Bahkan ada yang memberikan tantangan agar dia mengundang pastor.
"Mana berani si Daniel ngundang Pastor untuk membahas statement dia, langsung telan ludah sendiri dia," kata netizen.
"Gue gak pernah ngomongin agama lain. Unfollow ini rame," tambah yang lain.
Berita Terkait
-
Menag Nasaruddin Umar Dorong Lembaga Pendidikan Terapkan Kurikulum Berbasis Cinta
-
Menag Nasaruddin Umar Tegaskan Nol Toleransi untuk Kekerasan Seksual di Pesantren
-
Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju Banjir Doa dari Rekan Artis hingga Kehadiran Tokoh Negara
-
Kemenag Terapkan WFH Setiap Jumat, Menag: Layanan Umat Harus Tetap Prima
-
Menag Nasaruddin Umar Ucapkan Selamat Paskah 2026, Ajak Umat Doakan Kedamaian Bangsa
Terpopuler
-
Imbas Konflik Timur Tengah, Australia hingga Brasil Antre Minta Pupuk ke Indonesia
-
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih, Targetkan Lompatan Besar di Agustus 2026
-
Polri Siapkan 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi untuk Diresmikan Presiden Prabowo
-
Kemenhaj Siapkan 15 Juta Porsi Makanan Khas Nusantara untuk Jemaah Haji Indonesia
-
Prabowo Minta TNI-Polri Bersih-bersih Institusi: Jangan Ada yang Backing Judi dan Narkoba
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo