Matamata.com - Hrithik Roshan dan Sussanne Khan adalah salah satu dari sedikit pasangan yang telah membuktikan bahwa cerai bukan berarti musuhan.
Mereka pernah menikah pada tahun 2000 dan memiliki dua anak Hrehaan dan Hridaan. Namun, Keduanya bercerai pada tahun 2014 setelah kurang lebih 14 tahun menikah.
Tapi tetap saja, Hrithik dan Sussanne memiliki ikatan yang erat dan sering meluangkan waktu untuk anak-anak mereka. Mereka juga kerap pergi bersama pada hari libur, serta makan bersama secara teratur.
Tak terkecuali pada momen Shivaratri kali ini, Sussanne juga terpotret merayakan festival bersama Roshans.
Maha Shivaratri adalah festival Hindu yang dirayakan setiap tahun untuk menghormati Dewa Siwa, dan khususnya, menandai malam ketika Siwa menampilkan tarian surgawi.
Hrithik Roshan terlihat di sebuah kuil di Mumbai bersama mantan istrinya Sussanne Khan dan dua putra mereka, Hrehaan dan Hridaan. Ayah Hrithik yang juga pembuat film, Rakesh, ibu Pinky dan saudari Sunaina juga bergabung dalam perayaan itu.
Dalam gambar-gambar dari kuil yang beredar di media sosial, Hrithik terlihat melakukan doa dengan putra-putranya dan menyanyikan lagu-lagu renungan bersama ibunya. Begitu juga dengan Sussanne yang terlihat khusyuk melakukan ritual.
Banyak netizen yang terharu melihat kebersamaan Hrithik dan Sussanne. Penggemar pada nggak paham kenapa mereka bercerai.
@saurabh_arora1979: "Contoh yang bagus tentang bagaimana pengasuhan bersama bisa terjadi!"
@kritysanon_: "Mengapa mereka berdua bercerai saya tidak mengerti."
@__sadkid__123: "Mereka rujuk?"
Namun tak sedikit netizen yang debat soal agama. Pasalnya sempat diberitakan jika Hrithik dan Sussanne dulu nikah beda agama, di mana Sussanne Muslim dan Hrithik Hindu.
@khanwali76: "Dia layak untuk bercerai. Saya pikir kamu berasal dari keluarga Muslim."
@nabil_ahmed35: "Bukankah Susanne Khan Muslim?
@qwerty_hina: "Sussanne tidak religius, dia percaya pada setiap agama."
Bagaimana menurutmu?
Berita Terkait
-
KPK Ungkap Modus Gus Alex Intervensi Kebijakan 'Jalur Kilat' Daftar Haji
-
KPK Bongkar Modus Yaqut Terima Fee Percepatan Haji: Tarif Hingga Rp84 Juta per Jemaah
-
Pulihkan Sarana Pascabencana, Kemenag Kucurkan Ratusan Miliar untuk Madrasah dan Pesantren di Sumatera
-
Kasus Dugaan Penistaan Agama Pandji Pragiwaksono, Polisi Segera Periksa Sejumlah Ahli
-
Bungkam Usai Diperiksa KPK, Gus Alex Serahkan Nasib Kasus Kuota Haji ke Penyidik
Terpopuler
-
Tayang Lebaran Idul Fitri 2026, Film 'Pelangi di Mars' bakal Disambut Antusias Anak-anak
-
Wakapolri Imbau Pemudik Hubungi Hotline 110 Jika Alami Gangguan di Jalan
-
Menko AHY: Tata Ruang Adalah Panglima dalam Pembangunan Infrastruktur
-
Saudi Kedepankan Diplomasi Redakan Eskalasi di Timur Tengah, Jamin Keamanan Haji
-
Prabowo Tegaskan Kekayaan Alam Milik Bangsa, Pengusaha Batu Bara dan CPO Wajib Utamakan Kebutuhan Domestik
Terkini
-
Inspiratif! Magdolin Boukhary Tekankan Transformasi Budaya dan Kepemimpinan Nilai di MEYS 2025
-
Suara Segar dari MEYS 2025: Manal Boujnir Dorong Pemuda Muslim Peduli Lingkungan
-
MEYS 2025: Nida Saithi Bicara Kepemimpinan Etis dan Literasi Hukum untuk Generasi Muda
-
Joneri Alimin Jadi Sorotan di MEYS 2025, Bicara Diplomasi Ekonomi dan Peran Pemuda Muslim
-
MEYS 2025: Pemuda Dunia Jalani Kompetisi di Makkah, Ini Daftar Pemenangnya!