Matamata.com - Baru-baru ini, Nicki Minaj menjadi sorotan pasca pernyataannya soal vaksin Covid-19. Rapper yang satu ini awalnya tak menghadiri Met Gala 2021 karena tak vaksin Covid-19.
Dilansir dari TMZ.com, Nicki Minaj mengatakan tak mau disuntik vaksin Covid-19 karena ada pengalaman yang tak mengenakkan. Ia mendengar bahwa ada yang mengalami impoten setelah suntik vaksin Covid19.
"Sepupuku di Trinidad tak akan vaksin karena temannya vaksin dan jadi impoten," ujar Nicki Minaj.
Lebih lanjut, Nicki Minaj mengungkap kalau gegara hal tersebut teman sepupunya sampai batal menikah. Ia pun membeberkan kondisi teman sepupunya setelah vaksin Covid-19.
"Testinya bengkak. Padahal temannya akan segera menikah beberapa minggu lagi. Sekarang gadisnya membatalkannya. Doakan saja dan pastikan kamu nyaman dengan keputusanmu, jangan diganggu," ujar Nicki Minaj.
Ia pun mengatakan tak akan vaksin hanya untuk menghadiri Met Gala 2021. Nicki Minaj akan riset lebih lanjut soal vaksin Covid-19.
"Jika saya akan vaksin, bukan untuk Met Gala 2021. Itu akan terjadi saat aku telah riset yang cukup, aku sedang melakukannya," sahut Nicki Minaj.
Lewat unggahan Instagram @tmz_tv, netizen ramai berkomentar soal Nicki Minaj yang sebut vaksin Covid-19 menyebabkan impoten. Banyak netizen yang tak percaya akan hal itu.
"Sampai dia mau riset yang cukup? Dia sama sekali tak melakukan riset," kata netizen. "Aku memikirkan apa yang akan dia riset," kata yang lain.
Namun, beberapa juga menyebut soal haknya tak mau melakukan vaksin Covid-19. Beberapa juga menyebut Nicki Minaj hanya tak mau vaksin saja.
"Sepertinya dia hanya tak mau vaksin saja," ujar netizen. "Tubuhnya adalah pilihannya," sahut yang lain. "Jangan marah kepadanya hanya karena pilihannya," pungkas netizen.
Namun kekinian, apa yang disebutkan oleh Nicki Minaj dibantah oleh salah satu pakar kesehatan Amerika Serikat. Dilansir dari health.com, Dr Anthony Stephen Fauci menyebut tak ada efek impoten dalam suntikan vaksin Covid-19 baik Pfizer hingga Moderna.
"Tidak ada bukti bahwa hal ini terjadi atau ada alasan mekanis membayangkannya terjadi. Susah sekali melawan hoax yang beredar. Sebagian ada di media sosial dan satu-satunya cara melawannya adalah menyediakan informasi yang benar," pungkasnya.
Dokter yang satu ini juga menyayangkan bintang superstar Nicki Minaj tak berhati-hati menyebarkan informasi tersebut. Hal ini karena sosoknya merupakan publik figur ternama. "Ia harus berpikir dua kali sebelum menyebarkan informasi yang tak berdasar-selain candaan, dan ilmu pengetahuan itu tidak seperti ini," imbuhnya.
Berita Terkait
-
Chris Brown Ditangkap Polisi Inggris, Tersandung Kasus Penyerangan Usai Konser
-
Azealia Banks Picu Kontroversi Usai Sebut Indonesia dengan Kata Kasar di Media Sosial
-
Tahun Ini, Eminem Bakal Rilis Album Baru, Usai 4 Tahun Vakum
-
Rapper Dengan 1 Juta Fans Masuk Islam, Ucap Syahadat di Masjid Raja Fahad
-
Jessi Batalkan Semua Jadwal Usai Kesehatannya Memburuk
Terpopuler
-
Menhan Sjafrie Kunjungi Pakistan, Bahas Kerja Sama Pendidikan Militer dan Forum JDCC
-
Bella Graceva dan Zikri Daulay Bintangi Film 'Pohon Waru', Kisahkan Iblis Perenggut Jiwa yang Malang
-
Sah! Kilang Balikpapan Kini Terintegrasi Pipa Gas 78 Km, Langkah Nyata Menuju Swasembada Energi
-
Megawati: Pilkada Lewat DPRD Khianati Reformasi dan Putusan MK!
-
Pecah Telur Sejak 2014! Margin Bulog Naik Jadi 7 Persen demi Beras Satu Harga
Terkini
-
Inspiratif! Magdolin Boukhary Tekankan Transformasi Budaya dan Kepemimpinan Nilai di MEYS 2025
-
Suara Segar dari MEYS 2025: Manal Boujnir Dorong Pemuda Muslim Peduli Lingkungan
-
MEYS 2025: Nida Saithi Bicara Kepemimpinan Etis dan Literasi Hukum untuk Generasi Muda
-
Joneri Alimin Jadi Sorotan di MEYS 2025, Bicara Diplomasi Ekonomi dan Peran Pemuda Muslim
-
MEYS 2025: Pemuda Dunia Jalani Kompetisi di Makkah, Ini Daftar Pemenangnya!