Matamata.com - Kasus bullying yang menimpa salah satu siswi SMP di Pontianak kini sedang menjadi sorotan. Namun berdasarkan kabar yang beredar, kasus Audrey ini malah diminta untuk diselesaikan secara damai.
Hal tersebut tidak sejalan dengan apa yang dipikirkan Hotman Paris. Ia selaku pengacara kondang tergelitik untuk membantu Audrey membawa perkara ini ke meja hijau.
Pengacara kondang itu bahkan rela memberikan seluruh honornya demi membantu keluarga Audrey.
"Mereka sudah kirimkan saya uang untuk honor saya ke Jombang, untuk honor untuk ceramah."
"Saya bersedia seluruhnya uang honor saya terima dari Ibu Iren di Jombang saya sumbangkan kepada keluarga Audrey agar mereka punya kepercayaan diri untuk bertarung dari segi hukum," ujar Hotman Paris.
Hotman Paris kembali menegaskan bahwa keluarga Audrey harus bertarung memperjuangkan keadilan di meja hijau.
Tak hanya itu, Hotman Paris juga mengajak oara wartawan di Pontianak untuk membongkar sosok pejabat backingan diduga pelaku.
"Kalau benar ada pejabat ya pejabat dari keluarga diduga pelaku lah ini harus kita lawan. Mohon kepada wartawan semua yang ada di Pontianak harus segera dibeberkan siapa pejabat yang diduga-duga benar dia backing di belakang," kata Hotman Paris.
Lebih lanjut pengacara kondang itu menjelaskan bahwa kasus Audrey ini memenuhi syarat untuk dibawa ke meja hijau.
"Kasus Audrey memenuhi syarat untuk disidik dan ditetapkan tersangka bahkan memenuhi syarat untuk dilakukan penahanan kepada orang yang diduga pelaku," tegas Hotman Paris.
Berita Terkait
-
Fadli Zon Lantik 11 Pejabat Kementerian Kebudayaan, Minta Pangkas Prosedur Tak Perlu
-
KPK: 96,24 Persen Penyelenggara Negara Telah Laporkan LHKPN Tahun 2025
-
Besok Deadline! KPK Ingatkan Pejabat Segera Lapor Kekayaan Periode 2025
-
KPK: 67,98 Persen Penyelenggara Negara Sudah Lapor Kekayaan, 96 Ribu Pejabat Masih Menunggak
-
Sindir Kader yang 'Sok Gaya', Zulhas: Jadi Pejabat Jangan Sombong, Jangan Lupa Diri!
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo