Matamata.com - Usai Farhat Abbas, kini giliran Andar Situmorang yang melaporkan Hotman Paris. Usai laporannya di tolak oleh polisi, Andar Situmorang kini mengadukan Hotman Paris ke KPI.
Terlepas dari hal itu, Andar Situmorang juga menyinggung soal sayembara yang dibuat oleh Hotman Paris.
Menurutnya, sayembara Hotman Paris tersebut hanya untuk akal-akalan saja.
"Akal-akalan Hotman Paris," ujar Anda Situmorang.
Andar juga mengatakan bahwa sayembara Hotman Paris semuanya adalah kebohongan.
"Sayembara Hotman Paris bohong," tegas Andar Situmorang saat ditemui awak media.
Andar Situmorang mengaku bahwa dirinya tidak memiliki motif pribadi saat melaporkan Hotman Paris ini. Ia mengklaim bahwa laporannya ini untuk membela kepentingan umum.
Rencananya, Andar Situmorang juga akan melaporkan dirut stasiun televisi yang menayangkan program dimana Hotman Paris sebagai pengisi acara.
Berita Terkait
-
Hotman Paris Tegaskan Nadiem Tak Terima Uang dari Proyek Chromebook
-
Belajar dari China, KPI Pusat Gali Masukan Atur Media Digital untuk Revisi UU Penyiaran
-
Hotman Paris Ungkap Alasan Menolak Dampingi Paula Verhoeven, Soroti Fenomena "No Viral No Justice"
-
Hotman Paris dan Paula Verhoeven Pertanyakan Putusan Hakim terkait Dalil Selingkuh dalam Sidang Cerai dengan Baim Wong
-
Hotman Paris Tawarkan Paula Verhoeven Jadi Asprinya, Tegaskan Dukungan Usai Perceraian dengan Baim Wong
Terpopuler
-
Soroti Anggota Polri Ikut Ormas, Ketua Komisi III DPR: Etis Enggak Pimpinan Deklarasi?
-
Golkar Desak Badan Gizi Nasional Jamin Transparansi Penunjukan Titik SPPG
-
KSP Tegaskan Komitmen Penyelamatan Aset Negara, Satgas PKH Amankan Rp371 Triliun
-
Sentil Asas Keadilan, Menteri HAM Usul Sipil Juga Bisa Duduki Jabatan Strategis di Polri
-
Menkum Supratman Ingatkan ASN Tak Main-main dengan Layanan Publik Usai Rentetan Kasus Korupsi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo