Matamata.com - Danang D'Academy memastikan Septyan Arochman alias Daffa D'Academy masuk ke lingkaran narkoba karena pengaruh orang luar.
Bahkan Danang masih tidak percaya Daffa tertangkap karena narkoba. Pasalnya selama menjalani karantina di tahun 2015 lalu untuk ajang D'Academy, tidak ada ciri-ciri lelaki 27 tahun itu menggunakan narkotika jenis sabu.
"Kita memiliki aktivitas yang lain jadi sejauh ini aku juga kaget kalau Daffa kesangkut narkoba, artinya ini di luar circle anak-anak kontesnya (Dangdut Academy) aku meyakini itu," kata Danang saat dihubungi Suara.com, Minggu (6/10/2019).
Lelaki 28 tahun itu memastikan Daffa kurang mawas diri dalam pergaulan. Apa lagi saat ini dia jarang bertemu dengan lelaki asal Tangerang itu.
"Ya kalau circle dia yang lain kita nggak tahu ya, karena kita sebatas teman di ajang pencarian bakat dan intensitas ketemunya juga nggak sering," jelasnya.
Danang mengaku tidak tahu siapa orang yang telah mempengaruhinya menggunakan sabu. Namun dia berharap masalah yang menimpa Daffa lekas selesai.
"Di luar itu dia juga punya teman yang kita tidak mengenal itu kan. Ya mudah-mudahan segera selesai dan segera mendapat putusan nantinya seperti apa," tandasnya.
Diketahui, Daffa dan Danang merupakan finalis Dangdut Academy 2. Danang pun kaget dengan kabar tertangkapnya rekan akademi kontes dangdutnya itu.
Daffa diciduk di rumahnya, Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Sabu (5/10/2019) dini hari. Ia kedapatan menyimpan narkotika jenis sabu seberat 0,73 gram.
Berita Terkait
-
Komisi III DPR Desak Polri Usut Tuntas Peredaran Tramadol di Jakarta Timur
-
Komisi III DPR RI Puji Putusan Hakim PN Batam yang Tak Jatuhkan Vonis Mati pada Fandi
-
Polri Buru Bandar Narkoba 'Boy' dan Kurir Jaringan Koko Erwin, Ini Ciri-cirinya
-
DPR Kritik Tuntutan Mati ABK Sea Dragon: Jangan Jadi Alat Putus Mata Rantai Narkoba
-
Sinergi Bea Cukai-Polri Bongkar Lab Sabu Jaringan Iran di Sunter, 13 Kg Barang Bukti Disita
Terpopuler
-
Siswa Sekolah Rakyat Manado Raih Emas Wushu Nasional, Mensos Beri Apresiasi Tinggi
-
DPR Desak Kemenkes Investigasi Kematian Dokter Internship di Jambi
-
Kemenbud Gelar Lomba Video 'Aku dan Budayaku', Ajak Anak Muda Jadi Duta Budaya Digital
-
Said Abdullah Usul Ambang Batas Parlemen 6 Persen, Berlaku Hingga Tingkat DPRD
-
DPR RI Pastikan Stok Beras dan Minyakita di Sumut Aman hingga 5 Bulan ke Depan
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo