Matamata.com - Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok baru saja resmi menjabat komisaris utama Pertamina. Mengenai hal tersebut, Pandji Pragiwaksono turut memberikan tanggapannya.
Pandji Pragiwaksono mendukung Basuki Tjahaja Purnama di tengah ramainya pro dan kontra. Tapi menurut Panjdi, Ahok sangat pantas menduduki posisi komisari utama Pertamina, jika dilihat dari pengalamannya sebagai Gubernur DKI Jakarta.
"Buat saya menarik ya bahwa Pak BTP dikabarkan akan megang BUMN. Kita semua dengar bahwa beliau kalau urusan kerja tuh sat set gitu istilahnya. Apa yah, efisien," ujar Pandji Pragiwaksono, saat ditemui di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, baru-baru ini.
Selain itu menurut Pandji Pragiwaksono, Ahok lebih baik menjadi komisaris utama Pertamina daripada menjadi YouTuber.
"Buat saya ya, saya sih lebih senang Pak BTP megang BUMN daripada jadi YouTuber ya pak BTP. Soalnya, saya ajak kolaborasi juga Bapak tidak nyaut, BUMN aja," tutur Pandji Pragiwaksono sambil bercanda. (Hermwanto)
Berita Terkait
-
Menteri ESDM Cari Solusi Kenaikan Harga Gas Industri demi Cegah PHK Massal
-
Jubir Kementerian ESDM Bantah Narasi Hoaks yang Samakan Pertamax dengan Solar
-
Bikin Mesin Awet, Begini Cara Pertamina Saring Zat Pengotor Cetak BBM Standar Euro 4
-
COO Danantara Tegaskan Komitmen Transparansi Investasi demi Kepercayaan Investor
-
Pertamina Jamin Stok Pertalite Aman dan Distribusi di SPBU Normal
Terpopuler
-
Didukung Sang Bunda, Jirayut jadi Pemeran Utama di Film 'Cek Khodam'
-
AS Dorong Diplomasi Energi Nuklir di ASEAN, Sebut Indonesia Punya Modal Kuat
-
Menko AHY: Penerbangan RI Mulai Gunakan SAF di 2027 demi Tekan Emisi
-
Mendes Yandri Bakal Digitalisasi Program Jaga Desa untuk Cegah Penyelewengan
-
JPU Tak Dapat Hadirkan 14 Saksi di PN Jakbar, Terdakwa Reinhart Muljadi dan Tim Kuasa Hukum Kecewa
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo