Matamata.com - Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok baru saja resmi menjabat komisaris utama Pertamina. Mengenai hal tersebut, Pandji Pragiwaksono turut memberikan tanggapannya.
Pandji Pragiwaksono mendukung Basuki Tjahaja Purnama di tengah ramainya pro dan kontra. Tapi menurut Panjdi, Ahok sangat pantas menduduki posisi komisari utama Pertamina, jika dilihat dari pengalamannya sebagai Gubernur DKI Jakarta.
"Buat saya menarik ya bahwa Pak BTP dikabarkan akan megang BUMN. Kita semua dengar bahwa beliau kalau urusan kerja tuh sat set gitu istilahnya. Apa yah, efisien," ujar Pandji Pragiwaksono, saat ditemui di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, baru-baru ini.
Selain itu menurut Pandji Pragiwaksono, Ahok lebih baik menjadi komisaris utama Pertamina daripada menjadi YouTuber.
"Buat saya ya, saya sih lebih senang Pak BTP megang BUMN daripada jadi YouTuber ya pak BTP. Soalnya, saya ajak kolaborasi juga Bapak tidak nyaut, BUMN aja," tutur Pandji Pragiwaksono sambil bercanda. (Hermwanto)
Berita Terkait
-
Pertamina Setop Distribusi Biosolar di SPBU Nakal Denpasar Selama 30 Hari
-
Eks Direktur Pertamina Bakal Gugat LHP BPK Kasus Korupsi LNG ke PTUN
-
Hari Ini, Dua Eks Pejabat Pertamina Hadapi Vonis Kasus Korupsi LNG Rp1,77 Triliun
-
Minat Tinggi, Pendaftar Manajer Kopdes Merah Putih Tembus 220 Ribu Orang
-
Pakar Nilai Kenaikan Harga BBM Non-Subsidi April 2026 Sebagai Langkah Koreksi yang Wajar
Terpopuler
-
Polri Siapkan 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi untuk Diresmikan Presiden Prabowo
-
Kemenhaj Siapkan 15 Juta Porsi Makanan Khas Nusantara untuk Jemaah Haji Indonesia
-
Prabowo Minta TNI-Polri Bersih-bersih Institusi: Jangan Ada yang Backing Judi dan Narkoba
-
Wamendagri Tegaskan Dana Otsus Papua 2026 Cair 100 Persen, Ini Faktanya
-
Presiden Prabowo Resmikan Museum dan Rumah Singgah Marsinah di Nganjuk
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo