Matamata.com - Ayu Azhari bereaksi terkait ditangkapnya Ibra Azhari, adiknya terkait kasus narkoba.
Dalam curhat panjang di akun media sosial Instagramnya, Ayu Azhari meminta maaf lantaran tak bisa terus menerus mengawasi adiknya yang sudah 4 kali dicokok kasus narkoba.
"Ada banyak pihak yang menghubungi terutama teman-teman dari media terkait pemberitaan mengenai adik saya Baim.
Saya tidak mungkin menjawab satu persatu karena tugas lain yang tak kalah pentingnya tanggung jawab saya sebagai ibu di rumah. Ini yang bisa saya sampaikan:
Pertama permohonan maaf kepada masyarakat luas atas kejadian ini karena di luar kuasa saya untuk memaksa kan, mencegah mau pun mengawasinya terus menerus selama 24 jam setiap hari nya. Ibra sudah dewasa & berhak menentukan langkah juga tindakan nya. Sudah punya keluarga yang lebih tahu, lebih dekat.
Saya juga punya anak anak,tanggung jawab sendiri (itu pun saya & anak anak selalu memperhatikan, membantu Ibra agar bisa baik atau sembuh dengan selalu menjalin silaturahmi, mendukung hal yang positif untuk kesembuhannya semampu kami).
Yang kedua kami pihak keluarga tak menyangka & mengetahui karena baru beberapa bulan lalu beliau sempat direhab. Setiap komunikasi maupun bertemu selalu kami ajak bicara menanyakan keadaan beliau, selama ini menunjukkan sikap dalam keadaan baik tidak mencurigakan seperti pemakai (maaf mungkin kami masih awam kurang paham hal itu). Kami hanya percaya bahwa dia sdh sembuh,berharap kepercayaan kami menjadi doa untuk Ibra dengan mempercayai.
Yang ketiga saya sangat mendukung pihak BNN, Polda Metro Jaya untuk menuntaskan kasus ini sampai ke akarnya agar bangsa ini bebas dari ancaman bencana narkoba.
Biarlah Ibra bertanggung jawab sebagai warga negara untuk menyelesaikan proses hukum yang sesuai dengan aturan yang ada. Berharap ada hikmah yang membuat adik saya tersayang ini sembuh dari ketergantungan, keterlibatannya dengan lingkungan yang berbahaya untuk diri dan masa depannya yang sudah seperti dalam lingkaran setan yang terus menerus terjerat kasus ini.
Saya yakin dengan dukungan keluarga juga mengacu pada hukum yang berlaku sangat butuh proses untuk kesembuhan perlu pendampingan profesional, kasih sayang yang tak terputus untuk penyembuhan Ibra dari keluarga karena kasus ini sudah menahun. Sy mohon doa nya, terima kasih.
Salam hormat dan harapan dukungan agar semua yang terbaik untuk adinda tersayang, semoga lekas sembuh dan taubat, sekali lagi saya memohon maaf atas khilaf,kekurangan mau pun kelemahan adinda. Semoga proses & tugas BNN lancar.. Aamiin YRA," tutup Ayu Azhari.
Seperti diketahui, Ibra Azhari ditangkap satuan narkoba Polda Metro Jaya karena kasus narkotika. Ibra ditangkap pada hari Minggu (22/12/2019) karena dugaan kepemilikan sabu.
Berita Terkait
-
Mualem Kecam Pengeroyokan Warga Aceh di Polda Metro Jaya, Desak Kapolri Turun Tangan
-
Akui Salah Tuntut Mati ABK Sabu 2 Ton, Jaksa Kejari Batam Minta Maaf di DPR
-
DPR Kawal Kasus ABK Fandi Ramadhan: Jangan Ada Rekayasa dalam Tuntutan Mati 2 Ton Sabu
-
DPR Kritik Tuntutan Mati ABK Sea Dragon: Jangan Jadi Alat Putus Mata Rantai Narkoba
-
Sinergi Bea Cukai-Polri Bongkar Lab Sabu Jaringan Iran di Sunter, 13 Kg Barang Bukti Disita
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo