Matamata.com - Komedian Caisar Putra Aditya alias Caisar YKS membagikan cerita bahwa ia sempat digerebek Badan Narkotika Nasional (BNN) baru-baru ini. Penggerebekan itu terjadi menyusul tudingan Caisar YKS pakai narkoba setelah melakukan siaran live di TikTok selama 24 jam.
Dalam postingan di akun YouTube MALAM MALAM NET, Caisar YKS pun membeberkan kronologinya.
"Iya jam setengah 1 malam. Terus dateng empat mobil, 20 orang," ujar Caisar YKS.
"Saya lagi tidur dibilang jangan bergerak. 'Kenapa pak?'. 'Diam dulu diam, tangan di atas'. Diperiksa," sambungnya lagi.
Lelaki 32 tahun ini langsung diminta BNN buat menjalani tes urine. Beruntung hasilnya menunjukkan negatif.
"Terus saya disuruh ke WC tes urine. Ada empat tes. Sudah gemetaran ini. Alhamdulillah dua garis, negatif," tutur Caisar YKS.
Namun begitu, para petugas tetap mencoba menggeledah rumah Caisar YKS termasuk memeriksa ponsel sang komedian.
"Aku mau nelepon temen, manajer, dibilang jangan dulu. Handphone-nya diperiksa," katanya.
Caisar YKS tidak memungkiri kalau sempat pasrah. Tapi dia tak bisa berbuat banyak lantaran ingin membuktikan bahwa tidak pakai narkoba.
"Sudah gemetaran, pasrah saja. Tapi untuk meyakinkan masyarakat kalau Caisar nggak make," pungkas Caisar YKS.
Baca Juga
Berita Terkait
-
BNN Pantau Tren Penyalahgunaan Tramadol yang Marak di Media Sosial
-
Komisi III DPR Desak Polri Usut Tuntas Peredaran Tramadol di Jakarta Timur
-
BNN Bongkar Peredaran Narkoba Terselubung dalam Rokok Elektrik
-
PPATK: Ratusan Penerima Bansos Terkait Korupsi, Narkotika, hingga Terorisme
-
BNN Perkuat Pemetaan Jalur Rawan Narkoba, Karimun Jadi Fokus Strategis
Terpopuler
-
Cegah DBD! Warga Kalisari Jakarta Timur, Kompak di Pertemuan Jumantik
-
Soroti Anggota Polri Ikut Ormas, Ketua Komisi III DPR: Etis Enggak Pimpinan Deklarasi?
-
Golkar Desak Badan Gizi Nasional Jamin Transparansi Penunjukan Titik SPPG
-
KSP Tegaskan Komitmen Penyelamatan Aset Negara, Satgas PKH Amankan Rp371 Triliun
-
Sentil Asas Keadilan, Menteri HAM Usul Sipil Juga Bisa Duduki Jabatan Strategis di Polri
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo