Matamata.com - C3AFAJKT 2018 akhirnya dimulai, Joyfriends! Hari pertama (Jumat, 31/8) event jejepangan tahunan ini berlangsung dengan meriah meski belum dihadiri terlalu banyak pengunjung. Highlight di hari pertama ini tentu aja konser solo EGOIST!
Antusiasme para fans EGOIST ini bener-bener luar biasa lho! Dari sore udah ada sekelompok fans yang ‘berorasi’ di luar venue sambil membawa banner besar. Lalu sekitar dua jam jam sebelum konser dimulai, antrian penonton untuk memasuki area panggung udah mengular!
Sekitar pukul 20.15, Chelly sang vokalis pun akhirnya muncul di panggung. Hadir dalam wujud 3D, cewek berambut pink ini membuka konser dengan nuansa mellow melalui lagu Euterpe.
Dari situ, EGOIST menghentak para penonton dengan opening kedua serial anime Guilty Crown, The Everlasting Guilty Crown! Hype ini langsung dilanjutkan dengan Extra Terrestrial Biological Entities, Ame, Kimi wo Tsurete, dan Suki to Iwareta Hi
Di jeda pertama, Chelly menyapa para penonton dengan Bahasa Indonesia yang langsung disambut dengan meriah. Usai berinteraksi dengan penonton, Chelly sekali lagi membuat massa bersorak saat berganti kostum di panggung dan menyanyikan lagu Door yang merupakan ending dari serial Shisa no Teikoku.
Planetes dan menjadi lagu berikutnya yang dibawakan oleh EGOIST, sebelum kemudian Chelly kembali berganti baju dan menyentak penonton dengan Koutetsujo no Kabaneri.
Di akhir, lagu-lagu encore yang dibawakan lumayan banyak lho, Joyfriends. Beberapa di antaranya bahkan bisa dibilang menjadi momen-momen terbaik dalam konser ini. Misalnya aja ketika EGOIST menyanyikan lagu opening anime Fate/Apocrypha, Eiyuu Unmei no Uta.
Di lagu ini, Chelly sekali lagi berganti pakaian dan tampil dengan menggunakan kostum yang digunakan oleh Saber dalam anime tersebut.
EGOIST juga membawakan dua lagu spesial dalam encore, désir dan colorfull (karafuru). désir adalah lagu ending Fate/Apocrypha yang dinyanyikan oleh GARNiDELiA , sementara colorfull (karafuru) yang aslinya dinyanyikan oleh ClariS untuk opening Puella Magi Madoka Magica: Rebellion.
EGOIST menutup konser yang berlangsung selama lebih dari tiga jam ini dengan lagu Departures Anata ni Okuru Ai no Uta.
Overall, EGOIST berhasil memainkan emosi para penonton. Mood lagu yang disajikan selalu berganti-ganti tiap beberapa saat, dari mellow lalu nge-beat, terus mellow lagi.
Belum lagi suara Chelly yang 'goyang' memberikan kesan kalau penonton benar-benar menyaksikan sebuah konser live, bukan sekadar nonton sosok 3D di layar.
Seru banget kan?
Berita Terkait
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Beban Kerja Tinggi, Pemprov DKI Setujui Penambahan Personel Satpol PP
-
Pramono Anung Bakal Bentuk PJLP Khusus Penangan Ikan Sapu-sapu di Jakarta
-
Pemkot Jaksel Tangkap Ikan Sapu-Sapu di Phb Setu Babakan, Upaya Cegah Kerusakan Tanggul
-
KPAI Desak Investigasi Menyeluruh Kasus Keracunan Makan Bergizi Gratis di Jaktim
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Inspiratif! Magdolin Boukhary Tekankan Transformasi Budaya dan Kepemimpinan Nilai di MEYS 2025
-
Suara Segar dari MEYS 2025: Manal Boujnir Dorong Pemuda Muslim Peduli Lingkungan
-
MEYS 2025: Nida Saithi Bicara Kepemimpinan Etis dan Literasi Hukum untuk Generasi Muda
-
Joneri Alimin Jadi Sorotan di MEYS 2025, Bicara Diplomasi Ekonomi dan Peran Pemuda Muslim
-
MEYS 2025: Pemuda Dunia Jalani Kompetisi di Makkah, Ini Daftar Pemenangnya!