Matamata.com - Kasus Johnny Depp dengan mantan istri semakin memanas. Baru-baru ini, aktor 55 tahun itu menuntut mantan istrinya, Amber Heard.
Johnny Depp menuntut karena insiden kekerasan dalam rumah tangga yang dilakukan oleh Amber Heard.
Ia pun sudah mengeluarkan bukti-bukti jika Amber Heard melakukan kekerasan padanya di media The Blast tahun lalu, namun tak banyak yang mempercayai bukti tersebut.
Namun akhirnya, Johnny Depp mengajukan gugatan $ 50 juta terhadap Amber Heard yang dilayangkan pada tanggal 1 Maret 2019. Pasangan ini menikah pada tahun 2015 dan akhirnya bercerai pada tahun 2017.
Hal ini pun kembali mendapat sorotan karena diungkap lagi oleh akun twitter @cinemapatti yang mencuitkan tentang kekerasan ini, "Inilah yang #AmberHeard lakukan pada #JohnnyDepp. Dia adalah monster yang melecehkan suaminya dan pasangannya sebelumnya, yang ditangkap karena kekerasan dalam rumah tangga, yang mengaku di bawah sumpah untuk serangkaian serangan kekerasan Johnny Depp padanya. Berhentilah membela dan memuliakan pelaku perempuan ini!" .
Dalam cuitan tersebut pun, akun ini mengunggah beberapa foto Johnny Depp dengan lebam di wajah dan ada foto-foto jari Johnny Depp yang terlihat seperti terpotong.
Dilansir dari Hollywood Life, kerabat Johnny Depp pun buka suara "Ia saat ini banyak mendapatkan ucapan cinta dan dukungan dari para fans di Twitter. Akhirnya ia merasa didukung setelah bertahun-tahun terlihat seperti 'orang jahat' dan tidak ada yang percaya akan ceritanya,"
Narasumber ini juga menegaskan bahwa aktor film Pirates of The Carribean ini sebenarnya tidak pernah ingin membuat Amber Heard seolah terpojok dan bersalah. Namun, akhirnya ia merasa perlu untuk mengungkapkan kebenarannya lewat bukti-bukti yang ada.
Telah diketahui bahwa, sebelumnya Amber Heard mengajukan gugatan cerai dengan tuduhan Johnny Depp melakukan kekerasan secara fisik.
Semoga lekas selesai permasalahannya, Johnny!
Berita Terkait
-
Gus Ipul Janji Sisir 'Manusia Tak Terlihat', Respons Dugaan Kekerasan di Panti Disabilitas Mental
-
Belajar dari Kisah Aurelie Moeremans, Wamen Isyana Ingatkan Bahaya Manipulasi 'Child Grooming'
-
Jangan Salah Kaprah! Menkum Sebut Kasus Korupsi dan Kekerasan Seksual Haram Dapat RJ
-
Dubes RI Sesalkan Pelaku Penganiayaan PMI di Malaysia: Berpendidikan tapi Bertindak Keji
-
KPAI Desak Pemerintah Tutup Gim Kekerasan: Anak Bisa Jadi Korban Nyata
Terpopuler
-
Tayang Lebaran Idul Fitri 2026, Film 'Pelangi di Mars' bakal Disambut Antusias Anak-anak
-
Wakapolri Imbau Pemudik Hubungi Hotline 110 Jika Alami Gangguan di Jalan
-
Menko AHY: Tata Ruang Adalah Panglima dalam Pembangunan Infrastruktur
-
Saudi Kedepankan Diplomasi Redakan Eskalasi di Timur Tengah, Jamin Keamanan Haji
-
Prabowo Tegaskan Kekayaan Alam Milik Bangsa, Pengusaha Batu Bara dan CPO Wajib Utamakan Kebutuhan Domestik
Terkini
-
Inspiratif! Magdolin Boukhary Tekankan Transformasi Budaya dan Kepemimpinan Nilai di MEYS 2025
-
Suara Segar dari MEYS 2025: Manal Boujnir Dorong Pemuda Muslim Peduli Lingkungan
-
MEYS 2025: Nida Saithi Bicara Kepemimpinan Etis dan Literasi Hukum untuk Generasi Muda
-
Joneri Alimin Jadi Sorotan di MEYS 2025, Bicara Diplomasi Ekonomi dan Peran Pemuda Muslim
-
MEYS 2025: Pemuda Dunia Jalani Kompetisi di Makkah, Ini Daftar Pemenangnya!