Matamata.com - Sosok Brigjen Andi Rian sedang jadi sorortan publik karena diduga menjalani gaya hidup mewah. Ia diduga mengenakan baju dan jam tangan bermerek dengan harga fantastis.
Hal ini disorot seiring meningkatnya atensi publik pada gaya hidup mewah yang dijalani beberapa anggota dan pejabat Polri.
Sebuah akun Twitter @bostemlen membahas tentang beberapa barang mewah yang dikanakan oleh Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri itu.
"Netizen maha jeli," cuit @bostemlen, seperti dikutip pada Jumat, 2 September 2022.
Ketika ditelusuri, Jam tangan warna hitam yang biasa dikenakan Brigjen Andi Rian saat jumpa pers ternyata barang mewah.
Jika dilihat dari bentuk dan warna serta modelnya, ada kemungkinan jam tersebut merupakan seri Panerai Luminor Submersible 1950 3 Days dengan tali berbahan karet.
Dilansir dari lama authenticwatches.com, jam dengan model seperti itu dibanderol dengan harga 20.520 dolar AS atau Rp 306 Juta jika dikonversikan.
Barang mewah tersebut juga bukan item ready stok. Orang yang memesan pun harus menunggu selama 3 bulan setelah memesan.
Ada juga sumber lain yang menyebut jam tersebut dijual di kisaran harga Rp 240 juta.
Melihat hal itu, beberapa netizen lantas mencolek kapolri dan melaporkan para anggota polri yang bergaya hidup mewah itu.
"Kayaknya ini jam yang sama dipakai di event yang berbeda," komentar salah satu netizen.
"Wow keren, polisi sekarang jenderal bintang 1 berapa gajinya ya min @DiviHumas_Polri Pak @ListyoSigit pak @mohmahfudmd mohon dijelasin biar makin percaya rakyat sama polisi, kalau jelas gajinya kan clear," tulis salah satu netizen.
"@KPK_RI ada nyali nggak ini, ayo @ListyoSigitP buktikan anggota yang bergaya hidup mewah diaudit dan dicek, darimana sumber uangnya," sahut netizen lain.
"Jangan berburuk sangka bang, mungkin ada yang menghibahkan," sahut netizen lain. "Fix itu endorse, kelihatan banget memang sengaja nggak pakai seragam dan dengan mudahnya netizen terjebak untuk memviralkan," komentar netizen lain.
Berita Terkait
-
Kadiv Humas: Loyalitas Polri di Bawah Presiden Harga Mati untuk Pembangunan Bangsa
-
Tak Jadi di Bawah Kementerian, DPR Putuskan Polri Tetap Langsung di Bawah Kendali Presiden
-
Retret 8 Jam di Hambalang: Dari Perluasan Sekolah Rakyat hingga Rencana Pasukan Perdamaian ke Gaza
-
Kapolri Minta Banser Siaga Antisipasi Bencana Selama Pengamanan Nataru
-
Kapolri Pastikan Keamanan Nataru di Stasiun Tawang Semarang
Terpopuler
-
Danantara Bukan Regulator, Pengamat: Kekhawatiran di Pasar Modal Terlalu Dini
-
Mendag Minta Produsen Perbanyak 'Second Brand' untuk Dampingi Minyakita
-
Menteri LH Hanif Faisol Instruksikan Pemda Konsisten Tangani Darurat Sampah
-
Xi Jinping Telepon Trump, Tegaskan Taiwan Garis Merah Hubungan China-AS
-
Kemenhut Cabut Izin Pengelola Bandung Zoo demi Selamatkan Satwa
Terkini
-
Wamenlu: Komite Nasional Dewan Perdamaian Gaza Bakal Diisi Teknokrat Palestina
-
Viral! Niat Berobat ke Penang, Tiktoker Ini Kaget Lihat Antrean Imigrasi Bandara Penang
-
Profesinya Gak Kaleng-kaleng! Ini Profil Andryan Gama Suami Nessie Judge
-
Ahli Masak Senior yang Ditantang Sisca Kohl, Ini Rekam Jejak Karier Sisca Soewitomo
-
7 Potret Lawas Titiek Soeharto, Akankah Rujuk dengan Prabowo dan Jadi Ibu Negara?